Innalillahi, Satu lagi Remaja Palestina Syahid Akibat Peluru Zionis di Jalur Gaza

GAZA, SERUJI.CO.ID – Seorang remaja Palestina pada Selasa (23/10) mengembuskan napas terakhir setelah menyerah pada luka-luka yang dideritanya akibat tembakan tentara zionis, Israel, selama protes di dekat zona penyangga antara Jalur Gaza dan Israel, kata Kementerian Kesehatan Palestina.

“Montaser Mohamed Ismail al-Baz, yang berusia 17 tahun, syahid akibat luka-luka yang dideritanya pada pagi hari yang sama akibat tembakan tentara Israel di dekat perbatasan di bagian timur Jalur Gaza, Kamp Pengungsi Palestina, Bureij, di pusat daerah kantong tersebut,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza Ashraf Al-Qidra di dalam satu pernyataan.

Di dalam satu pernyataan sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa al-Baz menderita luka serius di kepala, demikian dilaporkan kantor berita Anadolu –yang dipantau di Jakarta, Rabu (24/10) pagi.

Sejak protes dimulai pada 30 Maret, sudah lebih dari 200 orang Palestina tewas di dekat zona penyangga tersebut –dan ribuan lagi cedera– akibat tembakan personel militer Israel.

Pemrotes menuntut hak untuk pulang ke desa dan rumah mereka di Palestina, yang bersejarah, tempat mereka diusir pada 1948 untuk melicinkan jalan buat negara baru Yahudi.

Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 12 tahun atas Jalur Gaza, yang telah merongrong ekonomi daerah kantong itu dan membuat dua juta warganya tak memperoleh banyak komoditas dasar.

Sejak awal gerakan rakyat Palestina, yang disebut sebagai “Pawai Akbar Kepulangan” pada 30 Maret, militer Israel telah menembak hingga tewas 198 orang Palestina dan melukai tak kurang dari 22.000 orang lagi, kata Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza. (Ant/SU01)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.