Polres Batang Sita Ratusan Botol Miras

BATANG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, melalui operasi rutin yang digelar selama dua hari terakhir ini menyita ratusan botol minuman keras dengan berbagai merek dan ukuran.

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga di Batang, Jumat (20/4), mengatakan bahwa polres tidak akan kompromi terhadap masyarakat yang mengedarkan minuman keras maupun narkotika dan obat terlarang (narkoba) di wilayah itu.

“Kami tidak akan kompromi adanya peredaran minuman keras. Diperintah oleh Kapolri maupun tidak, kami setiap hari melakukan operasi minuman keras, apalagi menjelang Ramadhan akan lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Selama dirinya menjabat Kapolres Batang, sedikitnya sudah seribuan botol minuman keras yang dimusnahkan.

Hanya saja, kata dia, karena adanya kebijakan peraturan daerah (perda) maka polres tidak serta merta dengan mudah melakukan penindakan.

Pada operasi rutin di Kecamatan Limpung, Rabu (18/4) itu, polres telah menyita ratusan botol minuman keras yang dijual oleh masyarakat.

Pada kegiatan dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif dan memastikan tidak ada peredaraaan minuman keras, polres menyita 80 liter tuak yang disimpan dalam drum besar, 73 botol ciu yang dikemas pada botol ukuran besar dan kecil, serta jenis AO botol besar.

Ia yang didampingi Kepala Polsek Limpung Raharja mengatakan para pedagang minuman keras yang terbukti menyimpan dan menjual minuman keras tetap disidangkan secara tindak pidana ringan.

“Kami berharap pada masyarakat hal itu bisa menjadikan pelajaran dan efek jera pada mereka. Yang jelas, kami akan terus menggelar razia minuman keras menjelang pelaksanaan Pilgub 2018 dan menjelang Ramadhan,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER