Polda Papua Barat Ciduk Pengedar Narkoba

MANOKWARI, SERUJI.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua Barat kembali menangkap seorang terduga pengedar narkoba di wilayah Sorong.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat, AKBP Hary Supriyono di Manokwari, Rabu (11/4), mengatakan, tersangka berinisial RRB itu ditangkap pada Rabu dini hari tadi.

“Barang bukti yang kami dapat berupa dua paket sabu-sabu ukuran kecil. Beratnya sekitar 2 gram, nanti kami akan timbang untuk mengetahui pasti beratnya,” kata Hary.

Ia menyebutkan, tersangka tertangkap di sekitar Kompleks Pasar Remu, Sorong, dalam operasi yang dipimpin oleh Iptu Gelora Tarigan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik, RRB bukalah orang dari luar Sorong. Sesuai kartu identitas kependudukan yang dimiliki, RRB merupakan warga kelahiran Sorong 02 Oktiber 1997.

“Dia warga Rufei Distrik Sorong Barat, Kota Sorong. Penyelidikan masih dilakukan,” kata dia.

Selain sabu-sabu, dalam penangkapan tersebut polisi mengamankan satu buah handphone Samsung, uang Rp 150.000 dan tas pinggang warna hitam.

Terkait kasus ini, pada Rabu (11/4) sekitar pukul 00.05 WIT, anggota Dit-Resnarkoba Polda Papua Barat mendapat informasi bahwa di Jl. Selat Morotai Komplek Pasar Remu akan ada transaksi narkotika.

Dari informasi tersebut, polisi pun bergegas melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku.

“Barang bukti sabu itu diperoleh dari IM. Saat ini masih dalam pengejaran,” kata Hary seraya menambahkan.

Hiingga saat ini, tersangka masih dalam pemeriksaan. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

"Secara juridis bila terjadi suatu kecelakaan (accident) pesawat udara dalam kegiatan penerbangan maka Pemerintah juga dapat ditarik menjadi pihak yang harus bertanggungjawab sebagai suatu perbuatan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban hukum" -Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER