Baru Kenalan, Wanita Ini Dirampok dan Diperkosa

0
92
Korban perkosaan
Korban perkosaan (ilustrasi)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Wanita dengan inisial YKD (34) ditemukan tak berdaya di tengah ladang Dusun V Desa Tengah Sei Mencirem, Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumut.

Wanita ini nyaris tewas setelah diperkosa, dirampok, dan dianiaya laki-laki yang baru dikenalnya dari telepon selular (ponsel).

“Awalnya kami mendapat informasi ada korban pembunuhan di jalan perladangan sekitar pukul 20.30 WIB tadi malam. Ternyata saat personel ke TKP, korban masih hidup,” kata Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu, Jumat (15/12).

AKP Martualesi menyebutkan saat ditemukan, korban mengalami kekerasan di bagian kepala dan wajah bengkak hampir tak dikenali. Korban langsung dibawa ke Klinik Sunarti di Desa Sei Mencirem, Sunggal.

“Dari tas korban ditemukan KTP. Korban merupakan warga Jalan Nasional, Medan Tenggara, Medan. Saat ditanyai korban hanya berbicara terbata-bata,” jelas Martualesi.

Korban yang merupakan karyawan toko roti ini mengaku menjadi korban perampokan dan diperkosa seorang yang baru dikenalnya melalui ponsel, berinisial D. Setelah berkenalan, mereka berjanji bertemu di Simpang Melati.

“Korban janjian bertemu dengan pelaku di tempat yang telah mereka sepakati. Korban tiba di lokasi pertemuan sekitar 14.00 WIB. Dia sampai di sana mengendarai sepeda motor yang dipinjam dari temannya. Setelah bertemu, D mengajaknya ke arah Sei Mencirem. Laki-laki itu memboncengnya,” ujarnya.

Ternyata, D membawa korban ke kawasan perladangan sepi di Desa Sei Mencirem. Di sana D merayu YKD untuk berhubungan intim. Namun perempuan itu menolak. Pelaku lalu memerkosa korban. Perempuan itu kemudian dicekik dan dipukuli.

“Pelaku lalu meninggalkan lokasi, diduga karena yakin korbannya telah meninggal. Dia membawa barang-barang korban berupa uang Rp 600.000, 1 unit Hp merek Strowberry,” jelas Martualesi.

Polisi masih memburu pelaku perkosaan dan perampokan ini. Mereka juga terus mengumpulkan bukti-bukti.

“Saat ini saya bersama Kanit Reskrim dan anggota masih di lapangan melakukan penyelidikan. Untuk korban yang masih sekarat juga telah kita pindahkan ke RSUP Adam Malik untuk mendapatkan perawatan intensif,” terang Martualesi. (Mica/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....