Sakit Jantung Akut, Kadis PU Sibolga Tak Ditahan

0
50
Kejaksaan Tinggi Sumut menahan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU Sibolga, Syafaruddin Nasution, Selasa (28/11/2017). (Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) menahan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU Sibolga, Syafaruddin Nasution. Dia dianggap bertanggungjawab dalam dugaan korupsi proyek pengerjaan Rigid Beton Dinas PU Sibolga TA 2015 yang merugikan negara sebesar Rp10 miliar.

Sementara Kadis PU Sibolga, Marwan Pasaribu lolos dari penahanan penyidik Kejati Sumut. Dia tidak ditahan lantaran dari hasil medis, menderita penyakit jantung akut. Sehingga penyidik memutuskan agar Marwan dirawat di rumah sakit.

“Dia memang sudah mempunyai penyakit jantung by pass dan tensinya juga tinggi. Jadi dokter merekomendasikan agar tersangka dirawat di RS Murni Teguh,” ucap Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Selasa (28/11) sore.

Sumanggar menjelaskan kedua tersangka diperiksa sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Berdasarkan hasil medis hanya Syafaruddin saja yang layak untuk ditahan.

“Dalam perkara ini penyidik telah menetapkan 13 orang tersangka. Lalu 10 orang rekanan telah ditahan beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk seorang tersangka lainnya yaitu ketua pokja dijadwalkan diperiksa besok hari sebagai tersangka,” pungkasnya.

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...