Praperadilan Mantan Bupati Hulu Sungai Tengah Ditolak PN

BARABAI, SERUJI.CO.ID– Pengadilan Negeri Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, menolak gugatan praperadilan yang diajukan mantan Bupati Hulu Sungai Tengah periode 2010-2015 Harun Nurasid.

Hakim Pengadilan Negeri Barabai Reza H Pratama di Barabai, Rabu (23/5) mengatakan, penetapan tersangka Harun oleh Kejaksaan Negeri setempat sah dan sudah sesuai prosedur.

“Sebelum penetapan tersangka kejaksaan sudah melakukan penyelidikan, penyidikan dan telah memiliki lima alat bukti,” terangnya.

Harun sendiri menjadi tersangka dugaan korupsi pembangunan ruang kelas baru SMK Kejuruan Al Hidayah Haruyan dengan kerugian uang negara sekitar Rp1,7 miliar.

Sementara itu dalam sidang putusan praperadulan ini pihak pemohon hanya dihadiri kuasa substitusi Ahmad Gazali Nor.

Pihak kuasa hukum Harun sendiri belum memberikan tanggapan atas penolakan praperadilan penetapan tersangka kliennya.

Terpisah Kepala Kejaksaan Negeri HST Wagiyo Santoso menerangkan dengan hasil putusan PN Barabai ini pihak Kejaksaan sudah sesuai prosedur dalam penetapan terhadap tersangka Harun Nurasid.

“Kami melakukan penyidikan dengan terukur dan sesuai dengan rambu-rambu yang ditentukan oleh KUHP dan proses hukum tersangka tetap dilanjutkan,” jelas Wagiyo.

Pihaknya juga sangat menghormati proses praperadilan ini karena merupakan hak tersangka dalam upaya hukum terhadap kasus yang menimpanya.

Sebelumnya 3 Mei 2018 pihak tersangka bersama kuasa hukumnya mengajukan praperadilan ke PN Barabai terkait sah atau tidaknya penetapan tersangka oleh Kejari HST dan sah atau tidaknya surat perintah penyidikan. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER