KPK Tahan Kakak Ipar Bupati Cianjur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kakak ipar Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, Tubagus Cepy Sethiady, ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Cepy menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan 140 kepala SMP terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan di Cianjur.

Dengan mengenakan rompi tahanan warna oranye, Cepy keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (13/12), sekitar pukul 20.40 WIB.

Ia menyerahkan diri ke KPK siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Cepy sebelumnya tidak ikut diamankan oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Irvan. Pasca diumumkan sebagai tersangka, Cepy diminta oleh KPK untuk segera menyerahkan diri.

Baca juga: Begini Kronologi Operasi Penangkapan Bupati Cianjur

KPK menyebut Cepy, yang juga merupakan orang kepercayaan Irvan, diduga berperan sebagai perantara dalam transaksi pemerasan oleh Irvan.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan total 4 orang tersangka. Mereka adalah Irvan Rivano selaku Bupati Cianjur, Cecep Sobandi selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rosidin selaku Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, dan Tubagus Cepy Sethiady selaku kakak ipar Irvan. Mereka semua kini sudah ditahan KPK.

Irvan diduga memeras kepala sekolah terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan senilai Rp 46,8 miliar. Ia diduga meminta bagian 7 persen atau sekitar Rp 3,2 miliar dari DAK tersebut. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

TERPOPULER