KPK Jadwalkan Pemanggilan Aher Jadi Saksi Kasus Suap Meikarta

0
21
  • 7
    Shares
Aher
Ahmad Heryawan (Aher).

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –¬†Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) terkait kasus dugaan suap proyek Meikarta. Ia dipanggil sebagai saksi untuk Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin.

“Iya, dipanggil sebagai saksi untuk NHY (Neneng Hassanah Yasin),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (20/12).

Nama Aher muncul dalam dakwaan terdakwa kasus dugaan suap Meikarta, Billy Sindoro dan kawan-kawan. Aher disebut mengeluarkan Keputusan nomor: 648/Kep.1069- DPMPTSP/2017 tentang Delegasi Pelayanan dan Penandatanganan Rekomendasi Pembangunan Komersial Area Proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi.

Dalam surat itu, Gubernur Aher mendelegasikan pelayanan dan penandatanganan rekomendasi untuk pembangunan Komersial Area Proyek Meikarta di daerah Kabupaten Bekasi kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Jawa Barat.

Kemudian, Dinas PMPTSP Jawa Barat mengeluarkan surat yang ditujukan pada Bupati Neneng yang berisi pernyataan Pemprov Jawa Barat akan memberikan rekomendasi dengan catatan beberapa hal yang harus ditindaklanjuti Pemkab Bekasi sesuai rapat pleno Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Jawa Barat.

Dalam kasus ini ada 9 orang yang ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka termasuk Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin. Dari 9 tersangka itu, ada 4 orang yang kini telah masuk ke proses persidangan, yaitu Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sitohang, Fitradjaja Purnama, dan Taryudi.

Baca juga: Uang Suap Rp16 M Meikarta Dibagi ke Pejabat Pemkab Bekasi, Ini Daftar Penerimanya

Mereka diduga memberikan uang kepada jajaran pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berkaitan dengan perizinan proyek Meikarta.

“Memberikan sesuatu berupa uang yang seluruhnya sejumlah Rp16.182.020.000 dan SGD270.000,” kata jaksa KPK membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (19/12). (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU