Bantah Tuduhan KPK, Bupati Talaud: Saya Tidak Menerima Suap, Hadiah Itu Tidak Ada Sama Saya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) membantah tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa ia diduga telah menerima suap lewat sejumlah hadiah terkait proyek revitalisasi pasar di daerah yang ia pimpin.

“Ketika saya dibawa ke sini (Gedung KPK, red), saya tidak menerima, saya dituduh menerima katanya hadiah. (Padahal) sampai sekarang hadiah itu tidak ada sama saya,” kata Sri Wahyumi saat dibawa ke luar Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/5) dini hari.

Sri Wahyumi menegaskan bahwa ia tidak menerima hadiah seperti yang dituduhkan KPK, bahkan ia tidak tahu menahu soal adanya hadiah yang katanya dijanjikan untuk dirinya.

“Yang pasti agar semua masyarakat Indonesia tahu bahwa yang dituduhkan ke saya bahwa saya telah menerima hadiah, saya tidak pernah menerima hadiah apa pun. Bisa saya buktikan nanti di persidangan dan barang itu tidak ada sama saya,” tegasnya.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Senin (29/4) terhadap Benhur Lalenoh (BNL) seorang tim sukses dari Bupati Kepulauan Talaud dan juga pengusaha dan Bernard Hanafi Kalalo (BHK) seorang pengusaha.

BNL dan BHK ditangkap bersama sejumlah barang mewah yang diduga sebagai hadiah atau suap untuk Bupati terkait proyek revitalisasi pasar di Kepulauan Talaud.

Setelah OTT tersebut, KPK kemudian melakukan penangkapan terhadapĀ Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip di Kantor Bupati pada Selasa (30/4) dan membawa Bupati dan seorang lagi ke Kantor KPK di Jakarta.

Sri Wahyumi ditetapkan KPK sebagai tersangka penerima suap terkait proyek revitalisasi pasar di Kepulauan Talaud.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hatiā€“hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER