dr. Darisman Muis, Sp KJ


dr. Darisman Muis, Sp KJ, dokter ahli jiwa yang sudah sangat senior ini terlahir di Payakumbuh, Sumatera Barat. Pernah lebih dari 25 tahun memimpin sebuah rumah sakit jiwa, tepatnya di RSJ Tampan Pekanbaru, Riau. Banyak suka duka yang sudah dilewati selama memimpin RSJ tersebut, namun semua itu bisa beliau lalui dengan baik.

Terpanggil oleh rasa kemanusiaan, pernah suatu waktu sebagai direktur, beliau mengambil keputusan yang beresiko dengan mengijinkan RSJ tersebut menerima kiriman pasien gelandangan dari Batam sejumlah 20 orang dan dilayani secara gratis, meskipun konsekuensinya beliau harus melanggar pergub (peraturan gubernur). Dalam pergub disebutkan bahwa gelandangan bisa digratiskan apabila ada surat keterangan dari Dinas Sosial (Dinsos) dan hanya diperbolehkan dirawat di kelas 3.

Pada saat itu yang ada dalam pikiran dokter yang tiga anaknya juga dokter ini adalah “pokoknya pasien gelandangan ini diterima dulu, jangan ditolak, masalah pembiayaannya dipikir nanti sambil jalan.”

Langkah pertama yang diambil oleh bapak dari 5 anak ini untuk mengatasi pembiayaan adalah dengan membiayai staf untuk berangkat ke Kepulauan Riau (Kepri) dalam rangka untuk mengurus surat keterangan dari Dinsos setempat.

Namun masalah belum selesai sampai disitu, kebetulan pada saat itu kelas 3 penuh, maka beliau mengambil kebijakan tetap dirawat di kelas 2 bahkan kelas 1 dengan tetap gratis tanpa dipungut tambahan biaya, disinilah letak keberanian beliau. Demi rasa kemanusiaan maka beliau terpaksa melanggar pergub tersebut.

Karier dr. Darisman bisa disebut cepat melesat, 5 tahun setelah lulus dokter spesialis sudah menduduki posisi direktur RSJ.

“Saya jadi direktur RSJ 1991 sampai 2003, tahun 2003 saya diturunkan jadi sekretaris direktur, bahkan direktur penggantinya dokter umum. Disini saya diuji apa memang jabatan itu amanah? Alhamdulillah saya bisa melalui dengan ikhlas. Namun 8 bulan kemudian saya dilantik lagi jadi Direktur ditempat yg sama.”

Tahun 2008 mantan Ketum IDI Riau ini memilih untuk mengundurkan diri dari direktur RSJ Tampan karena ingin punya banyak waktu dalam menjalani praktek mandiri.

Sampai sekarang dr. Darisman masih aktif praktek mandiri dan masih aktif di organisasi sosial kemasyarakatan (Penasehat IDI Riau dan Ketua Penasehat Masjid Assalam).

Alumni Universitas Sumatera Utara ini dalam menjalani hidupnya berusaha untuk senantiasa bekerja keras dan jujur. Sungguh merupakan prinsip hidup yang layak ditiru oleh kita semua apalagi para pejabat publik. Kerja keras yang diiringi kejujuran tentu akan menimbulkan etos kerja yang tinggi dengan hasil kerja yang maksimal.

Kamauan untuk bekerja keras istri dari Nurhaida ini, salah satunya bisa dilhat pada keaktifannya dalam berorganisasi sejak masa muda sampai sekarang. OSIS, HMI, KNPI, HMI BADKO, IDI, Persi, Arsada merupakan beberapa organisasi yang pernah diikutinya bahkan beberapa diantaranya dipimpinnya.

DATA PRIBADI
Nama : dr. Darisman Muis, SpKJ
TTL : Payakumbuh, 12 September 1952
Istri : Nurhaida
Anak : 5 (3 anak berprofesi dokter, 1 anak berprofesi notaris, 1 anak sedang kuliah di fakultas kedokteran)

RIWAYAT PENDIDIKAN
Sekolah Rakyat (SR) no 5 Payakumbuh, Sumbar
SMPN 1 Payakumbuh, Sumbar
SMAN 1 Payakumbuh, Sumbar
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang
Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) program studi Psikiater FK Universitas Sumatera Utara

RIWAYAT ORGANISASI
Pengurus OSIS SMAN 1 Payakumbuh
Ketua HMI Cab Padang
Wakil Ketua KNPI Kota Padang
Wakil Ketua HMI BADKO Sumbar-Riau
Wakil Ketua IDI Pekanbaru
Ketum IDI Riau
Ketua Persi Riau
Ketua Arsada Riau
Penasehat IDI Riau (sekarang)
Ketua Penasehat Mesdjid Assalam (sekarang)

RIWAYAT PEKERJAAN
RS Malahayati Banda Aceh
Direktur RS Jiwa Tampan Praktek Mandiri (sekarang)

dr. Darisman Muis, SpKJ adalah anggota Koperasi (pers) Swamedia Mitra Bangsa dari Pengda GMKM Riau-Sumbar.

(dr. Endang/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Masa Bakti Dewan Pendidikan 2014-2019 Berakhir, Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan bahwa proses rekrutmen akan dimulai dengan pendafatran yang dilakukan secara daring (online) mulai hari ini, Selasa (18/2) hingga Jumat (28/2) mendatang.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi
close