DUBAI – Uni Emirat Arab (UEA) mengutuk pembantaian terhadap Muslim etnis Rohingya oleh Pemerintah Myanmar di Rakhine, Myanmar. UEA melalui Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional juga menegaskan perlunya bagi masyarakat internasional untuk menanggapi krisis kemanusiaan yang bertambah parah di sana, demikian laporan kantor berita resmi UEA, WAM.
“Tragedi yang sedang berlangsung yang dialami oleh orang-orang Rohingya dan penderitaan yang mereka alami tidak dapat diterima,” kata kementerian UEA, Selasa (5/9).
Kementerian UEA meminta PBB melaksanakan fungsi dan tugasnya serta melakukan intervensi dan memberikan solusi kemanusiaan serta politik untuk melindungi Muslim Rohingya dari kekerasan, pengusiran dan penghukuman kolektif.
UEA juga menyatakan akan terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada minoritas Muslim Rohingya di Myanmar. UEA mendukung segala upaya yang bertujuan mengurangi penderitaan etnis Rohingya dan memperbaiki situasi kemanusiaan mereka.
Menurut laporan terbaru PBB, ada 123 ribu etnis Rohingya yang mengungsi ke Bangladesh dalam beberapa bulan terakhir. Arus pengungsi terus bergerak melalui ladang-ladang berlumpur untuk mencoba melepaskan diri dari kekerasan di negara bagian Rakhine. (Ant/SU02)

UAE.. ini kau yang kau bisa? hanya inikah?