Timses Prabowo Usul Debat Capres Digelar di Kampus, Mengundang Akademisi Terpilih

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áKomisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat calon presiden (capres) pada Januari mendatang. Seperti biasanya, debat dilangsungkan di sebuah hotel dan dihadiri oleh para pendukung pasangan calon.

Namun, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mempunyai usulan lain. Ia mengusulkan agar debat capres 2019 digelar di kampus universitas dengan melibatkan para akademisi dan mahasiswa terpilih.

Dahnil melalui pesan singkat diterima di Jakarta, Sabtu (20/10), mengatakan dosen dan mahasiswa terpilih perlu diberi kesempatan untuk mengkritisi gagasan masing-masing capres dan cawapres. Namun harus dipastikan bahwa dosen dan mahasiswa yang terlibat debat capres tersebut tidak atau bukan bagian dari politik praktis.

“Kami mengusulkan debat digelar di kampus terpilih, diikuti oleh akademisi dan mahasiswa terpilih yang bebas berdialog dan menguliti semua visi-misi kandidat, dan disiarkan langsung di televisi-televisi nasional, tidak perlu menghadirkan para pendukung di hotel misalnya jadi lebih ekonomis dan efisien,” kata Dahnil.

Dahnil juga menyampaikan usulan tersebut dalam sebuah diskusi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

“Jika usulan ini direalisasikan, maka Indonesia telah meningkatkan kualitas demokrasinya,” ujarnya.

Menurutnya, debat capres yang biasanya digelar di hotel tidak kondusif karena suasana debat kerap terganggu oleh sorak-sorai pendukung kandidat. Alhasil kontestasi gagasan kurang berjalan lancar. Selain itu debat yang digelar di hotel juga akan membutuhkan dana yang lebih besar dibanding digelar di kampus universitas.

“Daripada debat di hotel yang datang pendukung itu susah tertibnya teriak-teriak segala macam. Paling penting apa, paling penting TV menyiarkan langsung dan tidak ada yang berisik-berisik,” pungkasnya. (SU05)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.