close

Tidak Beda dengan QC, Hasil Real Count PKS: Pasangan “Rindu” Menang 32,9 Persen

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan hasil perhitungan form C1 yang dilakukan oleh saksi PKS di setiap TPS pada Pilgub Jawa Barat, 27 Juni 2018 yang lalu.

Berdasarkan hasil real count (RC) atas form C1 tersebut, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut tiga yang diusung PKS bersama Gerindra dan PAN, Sudrajat-Syaikhu (Asyik), kalah dari pasangan nomor urut satu, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu).

Ketua DPW PKS Jawa Barat Nur Supriyanto menyampaikan bahwa pasangan Rindu yang diusung Partai NasDem, PKB, PPP dan Hanura memperoleh suara 7.175.804 atau sebesar 32,9 persen. Unggul dari pasangan Asyik ditempat kedua dengan perolehan suara 6.302.254 atau sebesar 28,9 persen.

“Dengan hasil ini, akan memberikan penjelasan kepada teman-teman atas berbagai informasi yang beredar di medsos. Dan ini menjadi rujukan di internal (PKS),” kata Supriyanto dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPW PKS Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Rabu (4/7).


Baca juga: Data Masuk lebih 60%, Ridwan Kamil Unggul di Semua Hasil Qucik Count

Lebih lanjut disampaikan Supriyanto, bahwa dengan rilis hasil real count tersebut dapat menepis informasi yang beredar di masyarakat yang mengatakan pasangan Sudrajat-Syaikhu menang Pilgub Jabar 2018.

“Ini pertanggungjawaban kami kepada publik,” katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil Harap Hasil Hitung Cepat Sementara Bertahan

Namun, lanjutnya, walau hasil real count telah diketahui pasangan Rindu menang sebagaimana hasil quick count yang dilakukan berbagai lembaga survei, PKS tetap menunggu keputusan dan pengumuman resmi dari KPUD Jawa Barat pada tanggal 9 Juli mendatang.

Berikut hasil hitung C1 yang dilakukan PKS;

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu): 7.175.804 (32,9%)
Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan: 2.754.631 (12,6%)
Sudrajat-Ahmad Syaikhu: 6.302.254 (28,9%)
Deddy Mizwar-Dedi Mulaydi: 5.610.051 (25,7%)
Total Suara sah: 21.842.740 (100,0%)

(ARif R/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

43 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Korban Tewas Akibat Serangan Bom di Srilangka Meningkat Jadi 290 Orang

Sebelumnya pada Ahad (21/4) malam, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 207 orang.

Terkait Pengunduran Diri Bupati Madina Karena Jokowi Kalah, Begini Tenggapan Mendagri

"Benar yang bersangkutan membuat surat tersebut," kata Mendagri Tjahjo Kumolo saat dikonfirmasi di Jakarta, Ahad (21/4).

Diduga Ada Penggelembungan Suara, Bawaslu Rekomendasikan PSU di Surabaya

"Ada sebanyak 8.146 TPS yang kami rekomendasikan penghitungan ulang," kata Ketua Bawaslu Surabaya, Hadi Margo

Klaim Menang dengan Potong Tumpeng, Erick Thohir: Ini Data dan Fakta, Kita Bukan Pendusta

"Insya Allah kita ini bukan pendusta. Kita bukan pembohong, saya setuju dengan adinda saya saudara Bahlil, data-data kita menunjukkan kita menang di 55 persen ke atas. Ini bukan klaim tapi ini data dan fakta. Kita harus jaga kemenangan ini karena ini ke arah yang benar," ujar Erick Thohir.

Nilai Pemilu 2019 Terburuk Pasca Reformasi, Bambang: Tidak Penuhi Asas Luber dan Jurdil

Menurut Bambang, Pemilu kali ini tidak memenuhi asas Langsung, Umum, Bebes, dan Rahasia (LUBER) sebagaimana diamanatkan Undang Undang. "(Juga) tidak terpenuhi prinsip Judil (jujur dan adil, red)," ujarnya.

Kecewa Jokowi Kalah di Daerahnya, Bupati Madina Pilih Mengundurkan Diri

Didalam surat bernomor 019.6/1214/TUMPIM/2019 yang ditujukan kepada Presiden RI d.p Menteri Dalam Negeri, Dahlan Hasan menyampaikan pengunduran dirinya dari jabatan Bupati Madina.

Klaim Menang dengan Potong Tumpeng, Erick Thohir: Ini Data dan Fakta, Kita Bukan Pendusta

"Insya Allah kita ini bukan pendusta. Kita bukan pembohong, saya setuju dengan adinda saya saudara Bahlil, data-data kita menunjukkan kita menang di 55 persen ke atas. Ini bukan klaim tapi ini data dan fakta. Kita harus jaga kemenangan ini karena ini ke arah yang benar," ujar Erick Thohir.

Nilai Pemilu 2019 Terburuk Pasca Reformasi, Bambang: Tidak Penuhi Asas Luber dan Jurdil

Menurut Bambang, Pemilu kali ini tidak memenuhi asas Langsung, Umum, Bebes, dan Rahasia (LUBER) sebagaimana diamanatkan Undang Undang. "(Juga) tidak terpenuhi prinsip Judil (jujur dan adil, red)," ujarnya.

Belum Ingin Deklarasi Kemenangan, Jokowi Minta Semua Bersabar Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi sendiri meminta semua pihak untuk menahan diri dan bersabar menunggu proses penghitungan suara hasil Pemilu 2019 dari KPU.

Membaca Hasil Pilpres 2019 di Ranah Minang Terkait Kalah Telaknya Jokowi

Sempat digadang-gadangkan akan mendongkrak perolehan suara Calon Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019, dukungan 12 kepala daerah di Sumatera Barat terhadap capres petahana tersebut nyaris tak berjejak melihat hasil penghitungan sementara.

TERPOPULER

Kecewa Jokowi Kalah di Daerahnya, Bupati Madina Pilih Mengundurkan Diri

Didalam surat bernomor 019.6/1214/TUMPIM/2019 yang ditujukan kepada Presiden RI d.p Menteri Dalam Negeri, Dahlan Hasan menyampaikan pengunduran dirinya dari jabatan Bupati Madina.

Tanggapi Tudingan PKB, PDIP Surabaya: Jika Tidak Ada Bukti, Akan Kami Lawan

"Jika itu tidak terbukti, maka kami akan melaporkan dan memprosesnya secara hukum karena sudah menyangkut nama partai," tegas Whisnu Sakti.

PKB Tuding PDIP Gelembungkan Suara di Sejumlah TPS di Surabaya

"Temuan yang jelas itu, ada penggelembungan suara yang dilakukan oleh PDIP yang masif di beberapa TPS. Dan itu kegiatannya hampir sama, penggelembungan antara kisaran 20 sampai 30 suara per TPS," ungkap Musyafak

Begini Penilaian Pakar Gestur Soal Ekspresi Sandi Saat Deklarasi Kemenangan Prabowo

"Itu bukan sakit, ekspresi itu adalah ekspresi ketidaksukaan pada sesuatu," kata Handoko

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama