Sidang Pembacaan Tuntutan Kepada Ahok Disiarkan Langsung Selasa Depan

1
125
ahok, basuki tjahaja purnama
Basuki Tjahaja Purnama, terdakwa penista agama Islam saat jalani persidangan. (FOTO: SERUJI)

JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menetapkan sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan dilanjutkan tujuh hari kedepan, pada hari Selasa 11 April,  dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Diperintahkan agar Jaksa mulai besok menyicil tuntutannya dan diharapkan tanggal 11 siap dibacakan. Kemudian mulai tanggal 11 karena telah melewati masa pembuktian, kamera boleh masuk, boleh live. Nanti akan diatur tempatnya,” kata Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto sebelum menutup sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (4/4) malam.

Sementara itu saat ditanya persiapan untuk menghadapi sidang dengan agenda penuntutan tersebut, Ahok menyatakan itu adalah urusan tim penasihat hukum.

“Kalau dibacakan tuntutan ya kami tinggal duduk dengarkan saja. Ini urusan penasihat hukum,” kata Ahok usai sidang ke-17 itu dengan agenda pemeriksaan terdakwa dan barang bukti.

Terkait dengan jadwal pledoi yang dimajukan Hakim ke tanggal 17 April dari sebelumnya dijadwalkan tanggal 18 April, Ahok memastikan tim penasihat hukumnya akan melakukannya.

“Kalau tuntutannya tanggal 11, kan hakim bilang tanggal 18 kan terlalu dekat sama Pilkada, dia majukan ke tanggal 17. Berarti tanggal 17 kami akan pembelaan pledoi. Yang pasti hakim mengatakan minggu depan semua televisi boleh live karena bukan pemeriksaan materi,” kata Ahok.

Ahok dikenakan dakwaan Pasal 156a dengan ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Menurut Pasal 156 KUHP, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Sementara Pasal 156a KUHP menyebutkan, pidana penjara selama-lamanya lima tahun kepada siapa saja yang dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

EDITOR: Iwan S

Komentar

BACA JUGA

Serang Markas Tentara Afghanistan, Gerilyawan Taliban Tewaskan 18 Orang

LASHKAR GAH, SERUJI.CO.ID - Serangkaian serangan petempuran di Afghanistan menewaskan lebih dari 20 orang, kata pejabat pada Selasa (20/2). Serangan tersebut terjadi menjelang penyelenggaraan pertemuan...
madura united

Fabiano Terpeleset Sebabkan Madura United Kalah dari Persebaya

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Fabiano Beltrame terpeleset saat melakukan eksekusi penalti dan bola tendangannya melayang di atas mistar Persebaya, sehingga Madura United menelan kekalahan pada...
madura united

Kalah dari Persebaya, Mario Gomes Lakukan Evaluasi Tim Madura United

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Pelatih Madura United FC Mario Gomes De Oliviera menyatakan, dirinya perlu melakukan evaluasi terhadap tim secara menyeluruh setelah dikalahkan Persebaya Surabaya...

Menang Atas Benevento, Inter Milan Peluang Lolos Fase Grup Liga Champions

MILAN, SERUJI.CO.ID - Gol-gol di babak kedua dari dua bek tengah Milan Skriniar dan Andrea Ranocchia membawa Inter Milan menang 2-0 atas tamunya yang...

Menang Telak, Suarez Cetak Tiga Gol di Gawang Girona

BARCELONA, SERUJI.CO.ID - Para penyerang Barcelona Lionel Messi, Philippe Coutinho, dan Luis Suarez bekerja sama dengan apik dan menang 6-1 atas Girona pada Sabtu...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...