Saksi Ahli: Al Quran Tak Pernah Membohongi Siapapun

2
282

JAKARTA – Saksi ahli agama dari Komisi Fatwa MUI Prof. Dr. Muhammad Amin Suma yang dihadirkan JPU pada lanjutan sidang ke-10 kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok, Senin (13/2) pagi, memberikan kesaksiannya pertama.

Amin Suma ditolak kesaksiannya oleh Tim Pengacara Ahok I Wayan Sudirta. Menurutnya, Amin Suma yang juga merupakan anggota Komisi Fatwa MUI tidak akan objektif. Pasalnya, dia merupakan pembuat produk sikap keagamaan MUI yang memvonis Ahok menistakan agama Islam.

Amin menjelaskan, kata “dibohongi” dan “dibodohi” Al-Maidah 51 pada pidato Ahok merupakan poin utama penyebab permasalahan dan dianggap sudah menistakan Al Quran. “Yang utama adalah dibohongi pakai Al Maidah 51, dan pernyataan dibohongi dan dibodohi pakai Al Maidah 51 itu yang menjadi inti persoalan,” jelas Amin.

Menurut Amin, Al Quran yang merupakan perkataan Allah SWT tidak pernah membohongi siapapun, termasuk umat Islam sebagai penganutnya.

“Masalahnya kata “dibohongi” pakai Al Maidah 51 dan “dibodohi” pakai Al Maidah 51. Karena Al Quran tidak akan pernah membohongi siapapun walau dengan dirinya sendiri,” tegas Amin.
Di dalam ruang sidang juga Amin menjelaskan bahwa tafsir Al Quran itu berbeda. Termasuk tafsiran kata “awliya” pada Al-Maidah 51 yang bisa diartikan sebagai pemimpin dan teman setia.

Di Indonesia, makna pemimpin tersebut sering ditafsirkan sebagai pemimpin ketua RT hingga presiden. Maka dari itu, tidak sembarang orang diperbolehkan menafsirkan Al Quran oleh ulama. Amin Suma juga menceritakan sebab-sebab turunnya Surat Al-Maidah 51 tersebut dan cara memahami ayat tersebut.

EDITOR: Rizky

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
Mohamad Nasir

Menristekdikti Berhalangan Penuhi Panggilan Polda Metro

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir berhalangan hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait pemeriksaan sebagai saksi pelapor...
Soekarwo

Gubernur Jatim: Anggaran Tangani Difteri Rp98 Miliar

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyampaikan total kebutuhan anggaran untuk menangani penyakit difteri di wilayahnya yang sudah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) sebesar...
loading...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hebohnya Pasal Penghinaan dan Bagaimana Menghadapinya

Luar biasa heboh dan maraknya, saat pasal ini mulai memakan "korban"dari masyarakat yang aktif dalam media sosial. Sebenarnya untuk menyebut kata "korban" terasa sangat...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...