Polisi Akan Membuat Terang Perkara SBY-Antasari

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan melakukan penyelidikan atas laporan mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Antasari menyambangi Bareskrim Mabes Polri guna meminta polisi mengusut kasus SMS gelap yang menyebabkan dirinya divonis 18 tahun penjara atas tuduhan keterlibatan dalam pembunuhan bos PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnain.

“Bareskrim Polri akan melakukan penyelidikan, akan membuat terang perkara ini. Apakah ini merupakan suatu perkara pidana atau bukan merupakan perkara pidana,” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul, di Komplek Mabes Polri, Selasa (14/2).

Jika kasus tersebut masuk dalam ranah pidana dan ditemukan bukti pendukung, lanjut Martinus, Polisi tak segan menaikkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan.

“Dalam proses penyidikan itu akan dikumpulkan barang bukti dan dicari siapa tersangkanya,” tambahnya.

Namun, jika tidak memenuhi unsur pidana maka penyelidikan kasus yang membelit mantan ketua lembaga antirasuah ini pun akan dihentikan.

“Namun apabila dalam proses penyelidikan ini ditentukan ini bukan suatu tindak pidana, maka penyelidikan ini dihentikan,” bebernya.

Bareskrim akan menindaklanjuti dengan menugaskan beberapa personel untuk melakukan penyelidikan.

“Kita tunggu saja bagaimana pekerjaan dari teman-teman di Bareskrim untuk menindaklanjuti laporan ini,” tutup mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER