Ketika Antasari Menabuh ‘Genderang Perang’

0
453

JAKARTA – Genderang “perang” politik ditabuh. Rakyat yang “sesak nafas” atas sulitnya ekonomi, bisa jadi akan berkepanjangan menjadi penonton bagi drama kehidupan yang ditabuh Antasari Azhar, Selasa (14/2) siang. Apalagi yang “diserang” bukan orang biasa, namun seorang Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Hari ini Antasari mendatangi Bareskrim Polri di Gedung Sementara KKP, Jakarta Pusat. Dia pun mendadak membongkar cerita yang sebelumnya tak pernah dibeberkan. Satu nama mantan petinggi di negeri ini disebut.

“Sejak kecil saya diajari kejujuran oleh orangtua saya. Untuk itulah saya minta kepada Susilo Bambang Yudhoyono jujur. Beliau tahu perkara ini,” kata Antasari, “Kalau beliau jujur dia harus cerita apa yang beliau alami dan apa yang beliau perbuat. Beliau perintahkan siapa,” tambahnya.

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar siang ini melaporkan adanya perbuatan persangkaan palsu yang dituduhkan kepada dirinya dalam kasus pembunuhan terhadap Nasruddin Zulkarnaen.

“Apa yang saya laporkan, adanya persangkaan palsu dalam kasus saya, sehingga membuat saya terhukum.  Itu melanggar pasal 318 KUHP Janti 417 KUHP, itu adalah masalah perbuatan penguasa, pejabat yang ditunjuk dalam hal ini, yang menghilangkan baju korban,” sambung Antasari.

Dengan wajah tegang dan penuh amarah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  langsung jumpa pers. SBY  mengatakan bila politik itu kasar dan tak masuk akal. Dia menyebut kekuasaan bisa berbuat apa saja.

I have to say politik itu kasar, kurang berkeadaban, tak masuk akal, naudzubillah. Sepertinya kekuasaan bisa berbuat apa saja, menindas yang lemah dan tidak berdaya,” ucap SBY di kediamannya di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2017).

Untuk menanggapi tudingan Antasari itu, SBY pun mengaku telah menempuh jalur hukum. Namun SBY mengaku pesimis mendapatkan keadilan. “Malam ini saya jawab dan klarifikasi tuduhan sadis Antasari bersamaan dengan jalan hukum yang sudah saya tempuh hari ini juga,” ujarnya.

SBY menuturkan di kediamannya baru saja berlangsung acara zikir dan doa bersama. Acara tersebut digelar dalam rangka berserah diri kepada Allah setelah 4 bulan lebih tim pemenangan Agus-Sylvi berupaya memenangkan Pilgub DKI.

Bahkan Susilo Bambang Yudhoyono menyebut tindakan yang dilakukan Antasari Azhar hari ini terkait pernyataannya, direstui oleh pihak yang berkuasa saat ini. Dia meminta penguasa tidak bermain api dengan pernyataan Antasari.

“Saya punya keyakinan saudara-saudara, apa yang dilakukan Antasari ini tidak mungkin tanpa blessing atau restu dari kekuasaan,” kata SBY

EDITOR : Yus Arza

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Ustadz Mokhammad Nasih

Tulisan Pesantren Dijual dan Isu Dolly Buka Kembali, Ini Klarifikasinya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (JH), ustadz Mokhammad Nasih melakukan klarifikasi tulisan yang akhir-akhir ini viral di media sosial terkait pemberitaan...
Rudi Suhartanto

Amankan Pilkades, DPMD Bentuk Panitia Pengawas

SERANG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 34 desa di Kabupaten Serang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 November mendatang. Sekretaris...

Jatim Jadi Tuan Rumah Workshop APPSI 2017

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Jawa Timur menjadi tuan rumah penyelenggaraan workshop Assosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada tanggal 21-23 November 2017. Workshop yang...

KANAL WARGA TERBARU

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...