Ketika Antasari Menabuh ‘Genderang Perang’

JAKARTA – Genderang “perang” politik ditabuh. Rakyat yang “sesak nafas” atas sulitnya ekonomi, bisa jadi akan berkepanjangan menjadi penonton bagi drama kehidupan yang ditabuh Antasari Azhar, Selasa (14/2) siang. Apalagi yang “diserang” bukan orang biasa, namun seorang Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Hari ini Antasari mendatangi Bareskrim Polri di Gedung Sementara KKP, Jakarta Pusat. Dia pun mendadak membongkar cerita yang sebelumnya tak pernah dibeberkan. Satu nama mantan petinggi di negeri ini disebut.

“Sejak kecil saya diajari kejujuran oleh orangtua saya. Untuk itulah saya minta kepada Susilo Bambang Yudhoyono jujur. Beliau tahu perkara ini,” kata Antasari, “Kalau beliau jujur dia harus cerita apa yang beliau alami dan apa yang beliau perbuat. Beliau perintahkan siapa,” tambahnya.

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar siang ini melaporkan adanya perbuatan persangkaan palsu yang dituduhkan kepada dirinya dalam kasus pembunuhan terhadap Nasruddin Zulkarnaen.

“Apa yang saya laporkan, adanya persangkaan palsu dalam kasus saya, sehingga membuat saya terhukum.  Itu melanggar pasal 318 KUHP Janti 417 KUHP, itu adalah masalah perbuatan penguasa, pejabat yang ditunjuk dalam hal ini, yang menghilangkan baju korban,” sambung Antasari.

Dengan wajah tegang dan penuh amarah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  langsung jumpa pers. SBY  mengatakan bila politik itu kasar dan tak masuk akal. Dia menyebut kekuasaan bisa berbuat apa saja.

I have to say politik itu kasar, kurang berkeadaban, tak masuk akal, naudzubillah. Sepertinya kekuasaan bisa berbuat apa saja, menindas yang lemah dan tidak berdaya,” ucap SBY di kediamannya di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2017).

Untuk menanggapi tudingan Antasari itu, SBY pun mengaku telah menempuh jalur hukum. Namun SBY mengaku pesimis mendapatkan keadilan. “Malam ini saya jawab dan klarifikasi tuduhan sadis Antasari bersamaan dengan jalan hukum yang sudah saya tempuh hari ini juga,” ujarnya.

SBY menuturkan di kediamannya baru saja berlangsung acara zikir dan doa bersama. Acara tersebut digelar dalam rangka berserah diri kepada Allah setelah 4 bulan lebih tim pemenangan Agus-Sylvi berupaya memenangkan Pilgub DKI.

Bahkan Susilo Bambang Yudhoyono menyebut tindakan yang dilakukan Antasari Azhar hari ini terkait pernyataannya, direstui oleh pihak yang berkuasa saat ini. Dia meminta penguasa tidak bermain api dengan pernyataan Antasari.

“Saya punya keyakinan saudara-saudara, apa yang dilakukan Antasari ini tidak mungkin tanpa blessing atau restu dari kekuasaan,” kata SBY

EDITOR : Yus Arza

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Mengenal Perbedaan Suku Baduy Dalam dan Suku Baduy Luar Beserta Hal Menarik Lainnya

Salah satu suku di Indonesia yang cukup unik karena konsistensinya menjaga alam dan memegang teguh adat istiadat.