Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Divisi Infeksi dan Pediatri Tropik Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr Mulya Rahma Karyanti, SpA(K), MSc mengatakan, bayi yang terinfeksi virus dengue biasanya demam dan susah minum.

Usia bayi, kata Karyati, sangat rawan terserang virus yang mengakibatkan penyakit demam berdarah ini.

“Bayi berusia enam hingga sembilan bulan sangat rawan tertular penyakit demam berdarah,” kata Karyati di Jakarta, Rabu (13/2).

Ciri Awal Bayi Terinfeksi Virus Dengue

Tanda Demam berdarah
Contoh bintik merah di kulit pada penyakit demam berdarah.

Karyanti menjelaskan ciri awal bayi yang terinfeksi virus dengue antara lain demam, muncul bintik merah pada tangan dan kaki, sulit minum, dan jarang buang air.

Dia mengingatkan para orangtua agar lebih waspada apabila di lingkungan sekitarnya ada orang yang terserang demam berdarah dengue (DBD).

“Bayi termasuk kelompok risiko tinggi jika terkena DBD berat kalau tidak tertolong dari awal,” katanya.

“Kalau anak kena DBD memang sulit minum, enggak mau minum. Walaupun tidak muntah tapi jika tidak masuk cairan sama sekali, sebaiknya ke fasilitas kesehatan terdekat. Semakin tidak minum, dia akan dehidrasi, perhatikan buang air kecilnya, kalau pakai popok selama 12 jam masih kering itu harus jadi perhatian,” jelasnya.

Pentingnya Kenali Sejak Dini Gejala Demam Berdarah

Bayi demam panas tinggi, ciri demam berdarah. (Ilustrasi)

Karyanti juga mengingatkan para orangtua agar waspada bila anak demam selama tiga hari, lalu pada hari ketiga suhu tubuhnya turun dan tidak demam lagi serta aktivitasnya menurun atau tidak ceria lagi.

“Jika pada hari ketiga demam anak turun tapi tidur terus, itu hati hati,” kata Karyanti.

Dia menekankan pentingnya orangtua mengetahui sejak dini gejala awal DBD pada anak untuk mencegah keterlambatan dalam penanganan, karena rata-rata kematian dalam kasus demam berdarah terjadi karena keterlambatan penanganan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close