Keberatan Putusan Bawaslu Jateng, Tim Prabowo: Deklarasi Kada Jelas Langgar UU Pemilu

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Jawa tengah keberatan dengan keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng yang menyatakan deklarasi dukungan puluhan kepala daerah di Jateng pada capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf, hanya melanggar Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Pemda).

“Hari ini kami sampaikan keberatan kepada Bawaslu,” kata anggota Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Listiani di Kantor Bawaslu Jateng, di Semarang, Senin (25/2).

Menurut Listiani, setelah melakukan pendalaman atas deklarasi yang dipimpin Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo tersebut, pihaknya meyakini bahwa telah terjadi pelanggaran Undang Undang Pemilu.

“Tidak hanya UU Pemerintahan Daerah saja yang dilanggar 35 kepala daerah, tapi juga melanggar UU Pemilu pasal 547,” ujarnya.

Dijelaskan Listiani, dalam pasal 547 tersebut tegas disampaikan bahwa setiap pejabat negara yang dengan sengaja membuat keputusan dan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu pada masa kampanye dapat dipidana.

“Unsur pelanggaran sesuai pasal 547 UU Pemilu itu sudah sangat jelas terpenuhi, tapi Bawaslu Jateng menyatakan tidak ada pelanggaran pidana Pemilu,” katanya.

Padahal, imbuhnya, tindakan Ganjar Pranowo dan 35 Kepala Daerah tersebut jelas menguntungkan salah satu paslon.

“Seharusnya, Bawaslu Jawa Tengah berani menerapkan UU Pemilu,” pungkasnya

Bawaslu Jateng Klaim Sudah Tangani Laporan Sesuai Prosedur

Kantor Bawaslu (ilustrasi)

Menanggapi hal itu, Koordinator Humas dan Hubungan Antarlembaga Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah, Rofiuddin, mengaku mereka sudah melaksanakan penanganan laporan dugaan pelanggaran Pemilu sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kalau pelapor bilang ada dugaan pelanggaran lain, ya sah-sah saja. Putusan kami sudah final dan hasil rapat pleno memutuskan itu memang pelanggaran pada perundang-undangan dan kami bekerja berdasarkan data serta fakta, tidak melihat latar belakang dukungan,” katanya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah merekomendasikan kepada Kementerian Dalam Negeri agar menjatuhkan sanksi kepada 35 kepala daerah karena melakukan pelanggaran UU Pemerintahan Daerah saat deklarasi dukungan pasangan capres nomor urut 01.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

Bela UAS, Netizen Indonesia Banjiri Akun Medsos Pejabat Singapura

SERUJI.CO.ID - Akun media sosial Presiden Singapura Halimah Yacob...

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Menko Puan Maharani Dapat Kehormatan Saksikan Prosesi Pembuatan Kiswah Ka’bah

Diungkapkan Agus Maftuh, hadiah tersebut berupa kesempatan menyaksikan dari dekat prosesi pembuatan Kiswah atau kain penutup Ka’bah di Mekkah al-Mukarramah, pada Senin (29/4) lalu.