Jokowi: Jangan Bilang Ibu Pertiwi Sedang Diperkosa, Yang Benar Sedang Berprestasi

TANGERANG SELATAN, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 01, Jokowi menegaskan bahwa Indonesia saat ini sedang banyak mendulang prestasi, bukan sedang diperkosa.

Hal itu disampaikan capres yang juga petahana ini menanggapi pernyataan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto saat orasi di kampanye akbar nasional di GBK, Jakarta, Ahad (7/4) yang menyebut berbagai persoalan Indonesia saat ini dengan istilah Ibu Pertiwi sedang diperkosa.

“Dalam beberapa tahun ini kita melihat bahwa negara kita terus mendulang prestasi-prestasi. Jadi, jangan ada yang sampai ngomong ibu Pertiwi sedang diperkosa. Yang benar adalah Ibu Pertiwi sedang berprestasi,” kata Jokowi saat menyampaikan sambutan dalam acara deklarasi ‘Pemuda, Influencer dan Disabilitas’ yang tergabung dalam Komunitas Olahraga BerSATU di ICE BSD, Tangerang, Ahad (7/4).

Jokowi: Indonesia Peringkat 4 Asian Games dan TNI Juara 1 AASAM 12 Kali Berturut-Turut

Presiden Jokowi bersama Ketua Umum IPSSI Prabowo Subianto, di pertandingan pencak silat Asian Games 2018.

Dalam acara deklarasi yang dihadiri atlet berprestasi tanah air, seperti Rudi Hartono, Richard Sambera, peraih medali emas badminton di Olimpiade Athena, Taufik Hidayat, Jokowi menegaskan bahwa banyak prestasi yang telah ditorehkan Indonesia saat ini.

“Coba kita lihat, di Asian Games (Indonesia) peringkat 4 yang sebelumnya peringkat kita 15, 16, 17. Kemarin (di Asian Games 2018, red) kita mendapat peringkat 4, dengan 24 emas, 19 perak, dan 29 perunggu,” ungkap Jokowi.

Tidak hanya itu, lanjut Jokowi, dalam kejuaraan Asian Para Games Indonesia juga meraih peringkat ke-5 dengan merebut 37 medali emas, 47 medali perak, dan 51 medali perunggu.

“Kemudian sepakbola kita juga baru menjuarai AFF U-22. Terakhir, kita semua tahu prajurit TNI kita menjadi terbaik jadi juara 1 selama 12 kali berturut turut di AASAM, ini prestasi,” tegas Jokowi.

Jokowi Prihatian dengan Informasi Pesimisme, Hasutan dan Fitnah

Jokowi didampingi Iriana Jokowi saat kampanye di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Selasa (26/3/2019). (foto:istimewa)

Jokowi mengaku prihatin atas berbagai informasi yang berisi pesimisme, hasutan, dan fitnah yang dijejalkan kepada masyarakat. Ia berharap masyarakat tidak terpengaruh dan mudah terhasut dengan sikap pesimis.

“Saya mengajak kita semuanya untuk selalu berpikir yang optimis,” tukasnya.

Acara deklarasi dukungan terhadap paslon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin tersebut juga dihadiri Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, Dewan Pengarah TKN Pramono Anung, Menhub Budi Karya Sumadi, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menpora Imam Nahrawi, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Juga tampak hadir diva Indonesia Rossa, artis Nirina Zubir, musisi Adhie MS, dan Ketua Komunitas Olahraga Bersatu, Raja Sapta Oktohari.

Simak Video Pernyataan Prabowo VS Jokowi Soal Kondisi Ibu Pertiwi;

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER