Jika Terpilih, Sandiaga Akan Lari Seminggu Sekali ke Kantor Wapres

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Jika terpilih di Pilpres 2019, calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengaku tidak akan meninggalkan rutinitas paginya, yaitu lari (jogging) di pagi hari.

“Itu (jogging) sudah menjadi rutinitas,” kata Sandiaga, di Surabaya, Ahad (20/1).

Bahkan, ia mengatakan jika terpilih kelak, akan berangkat bekerja menuju kantor Wakil Pres dengan berlari.

“Paling tidak seminggu sekali lari ke Istana,” ujarnya.

Baca juga: Cari run to work Sandiaga Memberi Contoh Dengan “Run To Work” ke Balai Kota

Di sela kunjungannya di Jawa Timur, Sandiaga menyempatkan diri jogging di pagi hari, memutari kompleks Masjid Al Akbar Surabaya, yang berada dekat dengan Posko Prabowo-Sandi di Gayungsari, Surabaya, sebanyak tiga kali putaran.

Selama jogging, Sandi juga mengamati pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan Masjid Al Akbar Surabaya.

“Kita lihat kegiatan religi (di Masjid Al Akbar) menghidupkan ekonomi, ini yang harus kita lihat sebagai salah satu pusat pertumbuhan ke depan,” ucapnya.

Ia menyebut, jika setiap Ahad di Masjid Al Akbar selalu ramai dikunjungi masyarakat, maka bisa dimanfaatkan para pedagang kaki lima untuk mengais rezeki, mulai dari kuliner hingga pakaian dan peralatan rumah tangga lainnya.

“Kehidupan ekonomi rakyat tumbuh berkembang, saya sangat mengapresiasinya, ini kunjungan kesekian kali di Jatim dan mudah-mudahan bisa menyebarkan semangat optimisme masyarakat,” pungkasnya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.