Ini Penyebab Erick Thohir Terima Tawaran Jadi Ketua Timses Jokowi-KH Ma’ruf Amin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan bakal calon Presiden-Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir mengungkapkan penyebab ia akhirnya meneriman ajakan ajakan Jokowi untuk memimpin TKN Jokowi-KH Ma’ruf.

“Apa yang saya lihat dari Pak Jokowi, kekuatan beliau sebagai hati nuraninya untuk rakyat dan untuk membangun Indonesia adalah menjadi pilihan saya,” ungkap Erick kepada media, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/9).

Baca juga: Pilih Erick Thohir Sebagai Ketua Timses, Ini Alasan Jokowi

Ia mengaku tawaran untuk menjabat sebagai Ketua TKN itu sudah disampaikan Jokowi sejak dirinya masih mengurusi Asian Games 2018, yakni 20 Agustus 2018.

Pengusaha muda sukses di bidang media dan olahraga ini mengaku mendapatkan arahan dari Jokowi untuk melakukan strategi-strategi untuk memenangkan Pilpres 2019.

Baca juga: Ditunjuk Sebagai Ketua Timses, Begini Kata Erick Soal Persahabatannya dengan Sandiaga

“Kami akan diskusi strategi ke depan. Beliau (Jokowi) mengarahkan sangat sederhana, bahwa kami tak bekerja kepada beliau saja, tapi kepada rakyat juga,” ujarnya.

Erick mengaku dengan pengangkatannya sebagai ketua tim kampanye, bisnisnya yang selama ini digelutinya tidak akan terganggu.

“Selama ini kerjaan sudah saya tinggal dua tahun tiga bulan, alhamdulillah jalan juga. Usaha-usaha yang saat ini saya jalankan, saya berikan kepercayaan kepada profesional saya untuk menjalankan dengan sebaik-baiknya,” tukasnya. (Ant/SU01)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close