Hingga Hari Ini 5 Pekerja Proyek Trans Papua Masih Belum Ditemukan

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Memasuki hari ketujuh, pencarian lima karyawan PT. Istaka Karya pasca penyerangan oleh kelompok separatis Papau yang dipimpinan Egianus Kogoya di Distrik Yigi Kabupaten Nduga Papua pada Ahad (2/12) lalu, belum membuahkan hasil.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, personel gabungan TNI/Polri masih melakukan pencarian terhadap 5 karyawan tersebut.

“M. Ali Akbar, Petrus Ramli, Hardi Ali, Simon Tandi dan Riki Simanjuntak. Mereka ini yang masih dalam pencarian,” kata Kamal melalui keterangan tertulisnya yang diterima SERUJI di Jayapura, Sabtu (8/12) pagi.

Kamal menjelaskan pencarian atas karyawan tersebut masih terus dilakukan baik melalui darat maupun udara.

Baca juga: 16 Jenazah Pekerja Korban Separatis Papua Ditemukan, 9 Berhasil Diidentifikasi

Dari data yang berhasil didapatkan, ada 28 karyawan yang bekerja di jalan Trans Papua tersebut. Dimana 16 orang dinyatakan meninggal dunia dan telah dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. Selain itu, 7 orang telah ditemukan dalam keadaan selamat, 3 diantaranya terkena luka tembak yang masih mendapatkan perawatan intensif di RS Caritas, Timika.

“Kami mohon doa dari seluruh warga masyarakat khususnya yang ada di Papua agar dapat mengevakuasi semua pekerja baik karyawan PT. Istaka Karya maupun yang lainnyaa dalam keadaan selamat,” jtukas Kamal.

Personil Brimob Polda Papua saat melakukan upacara persiapan pencarian korban, Sabtu (8/12/2018). (foto:Dok Polda Papua)

(Faisal N)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER