16 Jenazah Pekerja Korban Separatis Papua Ditemukan, 9 Berhasil Diidentifikasi

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Penyisiran dan evakuasi 31 pekerja di proyek Trans Papua korban kekejian kelompok separatis Papua pada Ahad (2/12) lalu, oleh aparat gabungan TNI/Polri di Distrik Yigi dan Distrik Mbua Kabupaten Nduga, Papua kembali membuahkan hasil.

Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf. Dax Sianturi menyampaikan, 16 korban ditemukan meninggal dunia dan sebanyak 9 jenazah telah dapat diidentifikasi.

Baca juga: Sadis, 31 Pekerja Proyek Trans Papua Dibunuh Kelompok Separatis Papua

Sembilan jenazah yang merupakan pekerja jembatan dari PT. Istaka Karya tersebut, kata Dax, sudah dievakuasi ke Timika.

“Adapun daftar jenazah karyawan PT. Istaka Karya yang sudah dievakuasi yakni, Agustinus T, Jepry Simaremare, Carly Zatrino, Alpianus M, Muh. Agus, Fais Syahputra, Yousafat, Aris Usi dan Yusran,” jelas Dax Sianturi lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI di Jayapura, Jumat (7/12) pagi.

Baca juga: Tegaskan KKB Pemberontak Bukan Kriminal, Ryamizard: Menyerah atau Diselesaikan!

Selain korban tersebut, aparat juga menemukan 20 orang yang merupakan pekerja bangunan lainnya dalam keadaan selamat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 31 pekerja di proyek Trans Papua di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, pada Ahad (2/12) lalu diserang dan dibunuh secara keji oleh kelopom separatis Papua. (Faisal N/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

Setelah Aibon, Ditemukan Anggaran Tinner dan Helm Anak SD Senilai Puluhan Miliar di RAPBD DKI

Disampaikan oleh Irma kejanggalan yang ia temukan tersebut justru setelah Gubernur DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap penganggaran dalam pertemuan dengan SKPD DKI.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close