Hasil Rekapitulasi KPU Sulsel: Sah, Prabowo Menang Selisih 691.802 Suara dari Jokowi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang dengan cukup telak dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Provinsi Sulawesi Selatan dengan selisih suara sebanyak 691.802 suara.

Berdasarkan akumulasi pada rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Ahad (19/5), pasangan Jokowi-KH Ma’ruf mendapatkan 2.117.591 suara (42,98%), sementara Prabowo-Sandiaga memperoleh 2.809.393 suara (57,02%).

“Demikian hasil rekapitulasi Provinsi Sulawesi Selatan dinyatakan sah,” kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, di Kantor KPU, Jakarta, Ahad (19/5).

Total suara sah untuk daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Selatan yakni 4.926.984 dan suara tidak sah sebanyak 98.205. Untuk jumlah suara sah dan tidak sah sebanyak 5.025.189 suara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER