Hasil Rekapitulasi KPU Bangka Belitung: Jokowi Menang 63,23%, Selisih 207.494 Suara dari Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan hasil rekapitulasi KPU Provinsi Bangka Belitung dalam rapat pleno rekapitulasi perhituang suara nasional Pemilu 2019 di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/5) yang lalu.

Dari hasil rekapitulasi yang telah disahkan tersebut, untuk Pilpres 2019, pasangcan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin menang cukup telak dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Jokowi-KH Ma’ruf meraih dukungan masyarakat Bangka Belitung dengan meraup 495.729 suara, atau sebesar 63,23 persen dari total suara sah yang berjumlah 783.964 suara.

Sementara, pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Berkarya hanya berhasil menarik dukungan sebanyak 288.235 suara (36,77%) terpaut 207.494 suara dari Jokowi-KH Ma’ruf.

Pada Pemilu 2019 ini, sebanyak 806.891 pemilih menggunakan hak pilihnya dari 975.042 orang yang terdaftar di DPT Bangka Belitung, sementara, sebanyak 22.927 suara tidak sah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER