Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat dari Kepengurusan Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pengusaha yang juga keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Erwin Aksa diberhentikan dari jabatannya di kepengurusan DPP Partai Golkar. Erwin diberhentikan karena dinilai telah melanggar garis partai dengan mendukung capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Pemberhentian Erwin Aksa tersebut, dituangkan dalam surat keputusan yang ditandatangani Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

“Erwin Aksa diberhentikan dari posisi Ketua Bidang Koperasi dan UKM,” kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Selasa (19/3).

Erwin Aksa Diberhentikan Demi Menjaga Marwah Partai

Ace Hasan Syadzily
Ace Hasan Syadzily

Ace mengatakan pemberhentian Erwin untuk menjaga marwah partai dan melaksanakan amanat Munaslub Golkar tahun 2017, yang salah satunya memutuskan Golkar mendukung Jokowi.

“Setiap kader wajib mengikuti amanat forum tertinggi Golkar itu dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati,” ujarnya.

Posisi Erwin Aksa selaku Ketua Bidang Koperasi dan UKM, kata Ace, digantikan Andi Rukman Nurdin Karumpa.

Golkar Angkat Rizal Mallarangeng Sebagai Koordinator Bidang Penggalangan Khusus

Wakil Ketua Koordinator Bidang Penggalangan Khusus DPP Partai Golkar Rizal Mallarangeng

Sementara itu selain memberhentikan Erwin, Golkar juga mengangkat kadernya Rizal Mallarangeng untuk mengisi jabatan kosong sebagai Koordinator Bidang Penggalangan Khusus.

Posisi Koordinator Bidang Penggalangan Khusus sebelumnya dijabat Hajriyanto Thohari, namun yang bersangkutan kini bertugas sebagai Dubes RI di Lebanon.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.