Di TPS Sultan HB X Mencoplos, Jokowi Unggul 172 Suara Dibanding Prabowo 55 Suara

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul di tempat pemungutan suara (TPS) Gubernur DIY Sri Sultan HB X menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019, Rabu (17/4).

Hasil penghitungan suara yang dilakukan petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) TPS 15, di Ndalem Cokronegaran, Panembahan, Kecamatan Keraton, Yogyakarta, Rabu, menyebutkan pasangan 01 mendapat 172 suara, sedangkan pasangan nomor urut 02 hanya memperoleh 55 suara.

Surat suara pemilih presiden dan wakil presiden yang gugur atau tidak sah berjumlah empat surat suara.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS yang berada di dekat lingkungan Keraton Yogyakarta itu sebanyak 285 pemilih ditambah 7 orang yang masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Sebelumnya, Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X mencoblos di TPS 15, di Ndalem Cokronegaran, Panembahan, Keraton didampingi permaisuri GKR Hemas serta para putrinya, yaitu GKR Hayu, GKR Condro Kirono, dan GKR Bendoro dan para menantu.

Usai melakukan pencoblosan, orang nomor satu di Daerah Istimewa Yogyakarta itu berharap presiden terpilih dalam pemilihan umum kali ini bisa lebih baik.

“Harapan saya untuk pemimpin Indonesia lebih baik. (Soal) pilihan silahkan saja,” kata Sultan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER