Besok, Warga Surabaya Gelar Demo di KPU Jatim


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Berbagai elemen masyarakat Surabaya, besok Rabu (10/1), akan melakukan aksi demo penolakkan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang akan dicalonkan sebagai calon wakil gubernur di Pilgub Jatim 2018. Hal ini diungkapkan Sabar Soeastono, Koordinator Aksi Demo Save Risma, saat ditemui, Selasa (9/1).

“Hari ini, sudah dirapatkan dan besok kita akan melakukan aksi demo Save Risma, titik kumpulnya di Taman Bungkul, jam 12 siang dan menuju KPU Jatim, menggunakan angkutan umum,” ungkap Sabar.

Lebih lanjut, dia mengatakan, peserta demo berasal dari Karang Taruna Surabaya, Relawan Surabaya, Pusura, Kader Lingkungan, dan Komunitas kampung.

“Demo besok, merupakan aksi damai, diharapkan tidak ada kerusuhan, dan aksi tersebut akan dilakukan sampai bisa dipastikan benar-benar Risma tidak jadi cawagub di Pilgub Jatim 2018,” terangnya.

Diberitakan, pasca-prahara politik yang menghantam koalisi PKB-PDI Perjuangan menjelang pendaftaran bakal cagub-cawagub Pilgub Jawa Timur ke KPU, belum ada bakal calon yang diusulkan kedua partai untuk menggantikan Abdullah Azwar Anas yang mendampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Bahkan hingga hari ini, Selasa (9/1), saat KPU memasuki hari ke-2 pembukaan pendaftaran, belum ada kepastian soal nama pengganti Anas yang memilih mengembalikan mandat ke PDIP pada Sabtu (6/1) lalu.

Namun, santer disebut nama Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni sebagai penggantinya. Termasuk juga nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga diisukan bakal menggantikan bupati Banyuwangi dua periode itu.

Santernya nama Risma sebagai bakal calon pengganti Anas, warga Surabaya-pun resah. Mereka langsung bereaksi untuk menggelar aksi menolak pencalonan Risma sebagai cawagub Gus Ipul. (Devan/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

close