Berikut Peta Perolehan Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Jawa


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Untuk melihat sebaran suara, SERUJI mengelompokkan perolehan suara berdasarkan pulau-pulau yang ada di Indonesia dan pemilihan luar negeri. Ada enam kelompok pulau yang kami susun, yakni Sumatera, Jawa, Bali-Nusra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua.

Data diambil SERUJI dari Situng KPU yang telah masuk hingga pukul 04.25 WIB pada Kamis (25/4).

Di Jawa, Jokowi-KH Ma’ruf Sementara Unggul Telak dengan 63,61 Persen

Hasil real count sementara di situs KPU pada Rabu (25/4/2019) pukul 04.25 WIB untuk Jawa.

Di pulau Jawa, dengan total DPT Pemilu 2019 sebanyak 110.686.690 pemilih, jumlah suara yang sudah masuk sebanyak 20.852.357 suara (18,84%).

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf unggul cukup telak dengan memperoleh dukungan 13.264.256 suara (63,61%). Sementara pasangan Prabowo-Sandiaga hanya berhasil mendulang 7.588.101 suara (36,39%).

Jawa Tengan dan Jawa Timur Penyumbang Suara Terbesar Untuk Jokowi-KH Ma’ruf

Hasil real count sementara di situs KPU pada Rabu (25/4/2019) pukul 04.25 WIB untuk Jawa berdasarkan jumlah suara.

Suara dukungan terbesar diraih Jokowi-KH Ma’ruf dari Provinsi Jawa tengah dengan mengumpulkan dukungan sebanyak 5.605.870 suara (77,02%) jauh meninggalkan pasangan Prabowo-Sandiaga yang baru mengumpukan 1.672.286 suara (22,98%).

Demikian juga di Jawa Timur, pasangan nomor urut 01 ini tak terbendung dengan raih 3.647.262 suara (69,15%), sementara Prabowo-Sandiaga tertinggal dengan 1.626.817 suara (30,85%).

Hasil real count sementara di situs KPU pada Rabu (25/4/2019) pukul 04.25 WIB untuk Jawa berdasarkan persentase suara.Jokowi-KH Ma’ruf sementara juga unggul di Provinsi DKI Jakarta (52,88%), dan DI Yogyakarta (70,65%).

Sementara, pasangan Prabowo-Sandiaga unggul di Provinsi Banten (61,89%), dan Jawa Barat (54,65%).

Berikut Tabel Sebaran Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Jawa

Dari Tabel ini terlihat bahwa hingga Kamis (25/4) pukul 04.25 WIB jumlah suara yang sudah masuk ke Situng KPU dari pulau Jawa adalah sebanyak 20.852.357 suara atau  18,84% persen dari total DPT sejumlah 110.686.690 pemilih.

Belum ada provinsi yang telah mencapai 50 persen perhitungan form C1 yang masuk ke Situng KPU.

ProvinsiPROGRESPROGRES (%) DPTDPTJOKOWIPRABOWO
TOTAL20.852.35718,84%110.686.69063,61%36,39%
DKI JAKARTA1.834.50723,64%7.761.59852,88%47,12%
JAWA BARAT4.082.54312,27%33.270.84545,35%54,65%
JAWA TENGAH7.278.15626,09%27.896.90277,02%22,98%
DI YOGYAKARTA865.21831,67%2.731.87470,65%29,35%
JAWA TIMUR5.274.07917,06%30.912.99469,15%30,85%
BANTEN1.517.85418,71%8.112.47738,11%61,89%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

close