Berikut 21 Nama Pegawai Kemenkeu Penumpang Pesawat Lion Air JT 610

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Keuangan merilis 21 nama pegawainya yang pada Senin (29/10) pagi menumpang pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang, yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Nufransa Wira Sakti dalam pernyataan resmi kementerian, Senin, mengatakan ada 12 pegawai Direktorat Jenderal Pajak, enam pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan tiga pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara yang naik pesawat nahas tersebut.

Daftar itu belum mencakup dua pasangan pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang juga merupakan pegawai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Nufransa mengatakan seluruh pemimpin dan pegawai Kementerian Keuangan berdoa semua penumpang pesawat tersebut dapat ditemukan.

“Kami juga berharap agar proses pencarian pesawat dan evakuasi dapat berjalan dengan baik, sehingga kami dapat terus mendapatkan informasi terkini mengenai keadaan para penumpang,” katanya.

Semua pegawai Kementerian Keuangan yang naik Lion Air JT 610 bertugas di kantor vertikal Kementerian Keuangan wilayah Pangkalpinang dan di antaranya ada yang baru mengikuti rangkaian kegiatan Hari Oeang serta mengikuti panggilan rapat koordinasi sekaligus memanfaatkan momen akhir pekan bersama keluarga di Jakarta.

Saat ini, Kementerian Keuangan telah membuka posko bantuan informasi bagi keluarga pegawai yang ikut dalam penerbangan JT 610 di VIP Room Terminal 1 B, Bandara Internastional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Menkeu Sri Mulyani dengan salah satu keluarga penumpang yang merupakan pegawai Kemenkeu, Senin (29/10/2018). (foto:Kemenkeu)

Berikut daftar nama pegawai Kementerian Keuangan yang menjadi penumpang pesawat Lion Air JT 610:

Direktorat Jenderal Pajak (DJP)

Pratomo Wira Dewanto (Pemeriksa Pajak Muda KPP Pratama Bangka)
Hesti Nuraini (Kepala Seksi KPP Pratama Bangka)
Maria Ulfa (AR KPP Pratama Bangka)
Rivandi Pranata (AR KPP Pratama Bangka)
Junior Priadi (AR KPP Pratama Bangka)
Nicko Yogha Marenta Utama (AR KPP Pratama Pangkalpinang)
Achmad Sukron Hadi (AR KPP Pratama Pangkalpinang)
Tri Haska Hafidi (AR KPP Pratama Pangkalpinang)
Firmansyah Akbar (Kepala Seksi KPP Pratama Pangkalpinang)
Raden Roro Savitri Wulurastuti (Kepala Seksi KPP Pratama Pangkalpinang)
Ari Budiastuti (Kepala Seksi KPP Pratama Pangkalpinang)
I Gusti Ayu Ngurah Metta Kurnia (Kepala Subbagian KPP Pangkalpinang)

Menkeu Sri Mulyani dengan salah satu keluarga penumpang yang merupakan pegawai Kemenkeu, Senin (29/10/2018). (foto:Kemenkeu)

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB)

Abdul Khaer (Kepala Seksi Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)
Eko Sutanto (Kepala Seksi Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)
M. Fadillah (Kepala Seksi Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)
Joyo Nuroso (Kepala Subbagian KPPN A1 Pangkalpinang)
Bambang Rozali Usman (Kepala Subbagian Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)
Akhmad Endang Rokhmana (Kepala Subbagian Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)

Reni Ariyanti (Kepala KPKNL Pangkalpinang)
Dwinanto (Kepala Seksi KPKNL Pangkalpinang)
Muhammad Jufri (Kepala Seksi KPKNL Pangkalpinang).

Menkeu Sri Mulyani dengan salah satu keluarga penumpang yang merupakan pegawai Kemenkeu, Senin (29/10/2018). (foto:Kemenkeu)

(Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close