Dewan Pengurus Wilayah PKS Riau selain membentuk Pusat Krisis Peduli Rohingya untuk menginformasikan perkembangan terkini soal Rohingya dan menangkal informasi hoaks, juga menggalang dana yang dilakukan di kalangan pengurus, anggota, dan simpatisan partai itu. Mereka pada hari Ahad (10/9) dijadwalkan turun ke berbagai jalan di ibu kota provinsi itu untuk menggalang dana publik.
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman telah menginstruksikan seluruh kader, anggota, dan simpatisan partai itu melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk Rohingya.
Puluhan seniman Minang menggelar aksi penggalangan dana sejak Kamis (7/9) hingga Ahad (10/9) di berbagai jalan di Kota Padang. Forum Studi Islam Politeknik (Forsipol) Negeri Padang juga menggalang dana kemanusiaan dan telah terkumpul jutaan rupiah untuk disalurkan ke Lembaga Kemanusiaan Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang memiliki akses langsung ke Rohingya.
Begitu pula, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka rekening di Bank Nagari atas nama Sumbar Peduli Rohingya dengan nomor 2101.0210.05697-2 untuk memberi kesempatan kepada aparatur sipil negara, relasi pemerintahan, dan masyarakat menyisihkan rezeki guna membantu Rohingya. Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyerukan masyarakat untuk membantu Rohingya secara nyata.
Pemerintah Provinsi Banten mengumpulkan dana sekitar Rp30 juta dari acara doa bersama dan penggalangan dana di Masjid Al-Bantani di kawasan pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Serang, Selasa (5/9) yang dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim beserta jajarannya. Uang itu disalurkan melalui Baznas RI untuk Rohingya.
Tidak hanya umat Muslim, umat Buddha di berbagai daerah juga menggelar aksi solidaritas dan penggalangan dana. Seratusan umat Buddha dari berbagai vihara di Kota Jambi, misalnya, menggalang dana untuk kelompok minoritas Rohingya, bersama Aliansi Umat Islam (AUI) Kota Jambi.
Kepolisian Resor Kota Surakarta pun menggalang dana saat mereka apel pada hari Kamis (7/9). Kabag Sumda Polresta Surakarta Kompol Sis Raniwati menyebutkan dari kegiatan spontan itu terkumpul dana Rp5.230.000,00 untuk dikumpulkan bersama-sama dari kepolisian di Kota Solo, kemudian dikirimkan ke Polda Jateng dan Mabes Polri, selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat Rohingya.
