Bantah Tudingan TKN Jokowi, BPN: Tuduhan Asal Bunyi, Kami Tak Pernah Bully Cucu Jokowi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga membantah tudingan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin yang mengatakan BPN telah mem-bully cucu Jokowi, Jan Ethes.

Hal itu disampaikan Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade terkait pernyataan Juru Bicara TKN Jokowi-KH Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily yang menuding BPN Prabowo telah dengan sengaja mem-bully cucu Presiden Jokowi.

“Itu tuduhan yang berlebihan, dan asal bunyi saja dari TKN Jokowi,” kata Andre kepada awak media, di Jakarta, Rabu (30/1).

Baca juga: Nilai BPN Prabowo Lakukan Bullying pada Cucu Jokowi, Begini Kata TKN

Menurut Andre, pihaknya hanya menanggapi pernyataan dari Ketua Tim Cakra 19, Andi Widjajanto yang menyebut Jan Ethes adalah keunggulan dari capres nomor urut 01, Jokowi.

Apalagi, kata Andre, ternyata Jokowi juga masif sekali membawa Jan Ethes dalam berbagai kegiatan.

“Kami kan baru benar-benar memperhatikan setelah Mas Andi bicara. Ternyata iya juga memang Pak Jokowi masif membawa Jan Ethes. Ini kan mengkonfirmasi pernyataan Mas Andi. Kami lalu meminta Bawaslu lewat jalur resmi memeriksa,” ujarnya.

Ia berharap TKN Jokowi tidak bermain playing victim, seolah korban dalam persoalan tersebut.

“Jangan maling teriak maling gitu dong. Kok sekarang tertangkap basah, tapi meneriaki orang lain,” pungkas Andre. (ARif R)

14 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.