Strategi Trading
Untuk Investor Jangka Panjang:
- Fokus pada saham-saham blue chip seperti TLKM dan ANTM yang memiliki fundamental solid
- Manfaatkan koreksi sebagai peluang accumulation
- Perhatikan saham-saham kandidat MSCI untuk potensi re-rating jangka menengah
Untuk Trader Aktif:
- Manfaatkan momentum rebound di awal sesi untuk entry
- Fokus pada saham-saham dengan volume tinggi seperti BUMI dan BREN
- Pasang cut loss ketat di bawah support kunci masing-masing saham
- Take profit secara bertahap di area resistance
Kesimpulan
IHSG diprediksi akan menguat secara terbatas pada perdagangan, Rabu (18/2/2026), setelah koreksi tipis di akhir pekan lalu ke level 8.212,27. Momentum pemulihan yang mencatatkan kenaikan 3,49% sepanjang pekan lalu masih memberikan sentimen positif, didukung oleh stabilitas rupiah, penguatan bursa Asia, dan valuasi yang menarik.
Investor disarankan untuk fokus pada saham-saham dengan katalis kuat seperti kandidat inklusi MSCI (BUMI, PANI, ANTM) dan blue chip defensive (TLKM). Namun, tetap waspada terhadap risiko net sell asing yang masih berlanjut dan sentimen global yang volatile.
Target IHSG Rabu berada di rentang 8.265-8.328 dengan potensi best case mencapai 8.440 jika momentum penguatan berlanjut kuat.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Bukan merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Selalu lakukan riset mendalam dan konsultasikan dengan advisor profesional sebelum berinvestasi.
