close

Terkait 9 Kada di Riau Deklarasi Dukung Jokowi, Begini Rekom Bawaslu ke Mendagri

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau telah memutuskan bahwa tidak ada unsur pidana yang dilakukan sembilan Kepala Daerah (Kada) yang terlibat Deklarasi Pro-Jokowi (Projo) pada 10 Oktober 2018 lalu di Kota Pekanbaru.

“Keputusan tidak terpenuhinya unsur pidana Pemilu ini diambil berdasarkan rapat sentra Gakkumdu Bawaslu Provinsi Riau yang digelar alot selama tujuh jam,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, di Pekanbaru, Sabtu (3/11).

Namun, walau tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana, ke sembilan kepala daerah tersebut, menurut Bawaslu, terbukti melanggar UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Walau mereka tidak tersangkut pidana, namun keputusan melanggar Peraturan Perundang undangan lainnya, diambil dalam rapat Pleno Bawaslu Riau sesaat setelah Rapat Sentra Gakkumdu,” ujar Rusidi.


Baca: Bawaslu: 9 Kada di Riau Yang Deklarasi Dukung Jokowi, Tidak Penuhi Unsur Pidana

Ia mengatakan sebelum memutuskan pihak Bawaslu Riau telah meminta keterangan dari KPU Riau, pihak Panitia Pelaksana Deklarasi dan DPD Projo Riau, sembilan Kepala Daerah se-Riau hingga pendapat Ahli, baik Ahli Pidana maupun Ahli Tata Negara.

“Berdasarkan fakta-fakta yang telah dikumpulkan tersebut, Bawaslu Riau menindaklanjuti dengan menggelar Rapat Sentra Gakkumdu II,” sebutnya.

Rapat Sentra Gakkumdu dibuka Rusdan lengkap dengan empat anggota lain Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau, yakni Gema Adinata, Neil Antariksa, H Amiruddin Sijaya, dan Hasan.

Rapat selanjutnya dipimpin Dinata selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu Provini Riau dengan pembacaan fakta-fakta serta keterangan dari Ahli.

Sementara itu Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau, Gema Adinata mengatakan, putusan yang diambil sudah berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh dari para bupati/wali kota serta pendapat dari ahli-ahli.

Baca juga: Dinilai Berhasil, Seluruh Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi

“Ini hasilnya diperoleh dari sekian proses pengumpulan data dan informasi, tidak terpenuhi unsur pidana, akan tetapi memenuhi unsur pelanggaran hukum lainnya, yaitu UU Nomor 23/2014 Tentang Pemerintahan Daerah, dimana kita rekomendasikan kepada mendagri agar memberi sanksi kepada mereka,” kata Adinata.

Ia menambahkan pihaknya meminta Menteri Dalam Negeri memberi sanksi kepada pemerintahan daerah setempat.

Perlu diketahui sebelumnya diberitakan sembilan kepala daerah di Provinsi Riau telah mendeklarasikan dukungan mereka kepada calon presiden Jokowi dan wakilnya KH Maruf Amin dalam Pemilu 2019, di Pekanbaru, Rabu (10/10/2018).

Deklarasi itu dilakukan bersama ratusan relawan Projo. Gubernur Riau terpilih, Syamsuar, langsung memimpin deklarasi itu dan diikuti kepala daerah lain. Setelah pembacaan deklarasi, para kepala daerah menandatangani deklarasi mereka. (Ant/ARif R)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Minta Masyarakat Tenang, Wapres JK: Bedakan Pengunjuk Rasa Damai dengan Perusuh

"Dalam kejadian di Ibu Kota ini, tentu kita harapkan masyarakat lebih tenang dan sesuai dengan aturan kepolisian bahwa kita pisahkan antara pengunjuk rasa yang damai dengan pelaku ricuh," kata JK

KPAI Sayangkan Jatuhnya Korban Anak Dalam Peristiwa Kerusahan di Jakarta

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati menyayangkan ada anak yang menjadi korban dalam bentrok antara massa dengan aparat keamanan di Jakarta pada Rabu (22/5).

KPAI Minta Polisi Usut Dalang Yang Memobilisasi 14 Remaja Untuk Ikut Aksi di Bawaslu

"Kami meminta polisi mengungkap secara cepat dan cermat. Negara tidak boleh kalah dengan pelaku eksploitasi anak," kata Susanto

Dompet Dhuafa Sesalkan Tindakan Represif Oknum Aparat Pada Tim Medis

"Kami menyayangkan tindakan represif oknum kepolisian yang berlebihan terhadap tim medis," kata Imam

BPN Undur ke MK, Pengamat: Dulu Mau Bawa 10 Truk Bukti, Satu Pun Tidak Muncul

"Dulu waktu menggugat hasil Pilpres 2014 juga dilakukan hari terakhir. Gembar-gembornya akan membawa 10 truk kontainer bukti kecurangan, ternyata satu truk pun tidak pernah muncul," kata Ari

Industri Pariwisata di Teluk Kendari Terancam Akibat Pendangkalan

Teluk Kendari yang dilengkapi sejumlah lokasi wisata dan pelabuhan nusantara serta tempat pendaratan cargo antarpulau, posisinya kini terancam menjadi daratan. Kenyataan itu membuat banyak pengelola industri wisata di kawasan teluk Kendari resah.

BPN Undur ke MK, Pengamat: Dulu Mau Bawa 10 Truk Bukti, Satu Pun Tidak Muncul

"Dulu waktu menggugat hasil Pilpres 2014 juga dilakukan hari terakhir. Gembar-gembornya akan membawa 10 truk kontainer bukti kecurangan, ternyata satu truk pun tidak pernah muncul," kata Ari

TERPOPULER

Polisi Bersama Ulama FPI Halau Massa Perusuh Yang Terbukti dari Luar Petamburan

"Perusuh ini bukan dari Jakarta dan bukan dari Petamburan, dari pagi tadi kami bersama tokoh-tokoh FPI, juga kami dibantu para ulama untuk menghalau mereka," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Hariyadi

Polisi Curiga Massa Yang Rusuh Malam Hari di Bawaslu, Bukan Massa Aksi Damai Sebelumnya

Menurut Kapolres massa aksi yang dibubarkan tidak berperangai sama dengan massa yang sejak sore berdemo. Massa aksi pendemo di depan Gedung Bawaslu sempat membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 20.30 WIB.

Personel TNI Berbagi Makanan Berbuka Puasa dengan Peserta Aksi di Bawaslu

Aksi simpatik itu menuai simpati dari para peserta aksi. "Masya Allah, hidup TNI," ujar seorang peserta aksi seraya tersenyum haru.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama