Sinergi Pemprov Sumbar dalam Pembangunan Pesisir yang Berkelanjutan

0
170
Rapat Koordinasi Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Tingkat Sumatera-Barat/ (foto: Hadi P)

PADANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat berkomitmen untuk saling bersinergi membangun kawasan pesisir dan pulau–pulau kecil secara berkelanjutan, khususnya Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) di wilayah Sumatera Barat.

Melalui Rapat Koordinasi Konservasi Kawasan Perairan Daerah yang dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat kabupaten/kota dan provinsi, penggiat konservasi dan instansi vertical kementerian kelautan dan perikanan di Aula DDKP Provinsi kemaren, Senin (20/3), diharapkan dapat mensinergikan instansi/OPD dan stakeholder terkait, dalam pengelolaan kawasan konservasi daerah sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat yang berprinsip pada azaz keberlanjutan.

“Kawasan konservasi perairan merupakan kawasan perairan yang dilindungi dan dikelola dengan sistem zonasi. Hanya 2% saja dari total luas kawasan yang tidak boleh dimanfaatkan untuk tujuan ekonomi (zona inti), sedangkan sisanya dapat dimanfaatkan untuk pariwisata, budidaya ataupun kegiatan penangkapan ikan secara berkelanjutan” Jelas Albert Krisdiarto, Kabid PRL PSDKP, DKP Sumbar.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa penyusunan aturan pemanfaatan KKPD sedang akan disusun pada tahun ini dengan memperhatikan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 47/Permen-KP/2016 tentang Pemanfaatan Kawasan Konservasi,. Ditarget tahun 2017 ini sudah dapat di-perda-kan.

Di forum yang sama, Dinas Pariwisata Prov Sumbar sangat mendukung upaya Dinas Kelautan dan perikanan sebagai leading penglolaan wilayah pesisir dan pulau–pulau kecil (WP3K).

“Istilah konservasi merupakan istilah yang belum begitu familiar di di lingkungan Dinas Pariwisata, kami sangat mendukung pengembangan sektor wisata di Kawasan Konservasi Perairan Daerah karena secara prinsip Dinas Perawisata Sumbar juga mengedepankan aspek lingkungan dan keberlanjutan dalam pengelolaan sector pariwisata,” Jelas Oni Yulfian, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar.

BAPPEDA Prov Sumbar juga menyambut baik upaya pen-sinergi-an kegiatan pengelolaan WP3K. Issue pengelolaan pesisir dan pulau–pulau kecil sudah menjadi salah satu prioritas pembangunan di Provinsi Sumbar.

“Tersedianya dokumen Rencana Strategis pengelolaan WP3K Prov. Sumbar dari Dinas Kelautan dan Perikanan, sudah dapat dijadikan acuan dan diintegrasikan dengan RPJMD Sumbar sehingga pengalokasian kegiatan pengembangan WP3K di tahun tahun mendatang dapat dukungan yang memadai dari Pemprov,” jelas Firdaus dari Sub Bidang Lingkungan Hidup Bappeda Sumbar.

EDITOR: Harun S

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...