Karunia Alloh Tak Terbatas

Pemkab Solok Selatan Dirikan Dapur Umum Bantu Korban Banjir

1
49
banjir
Evakuasi korban banjir (ilustrasi)

PADANG – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, akan mendirikan dapur umum untuk membantu korban banjir bandang di Nagari Pakan Rabaa Tangah yang terjadi pada Kamis (14/9) malam.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Nanti siang akan didirikan dapur umum di Kantor Camat Koto Parik Gadang Diateh untuk membantu korban banjir di Bancah dan Batang Lolo,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Editorial ketika dihubungi di Padang Aro, Jumat (15/9).

Untuk pagi ini, kata Editorial, pemerintah setempat akan memberikan bantuan nasi sekitar 1.000 bungkus mengingat banjir kiriman itu merendam sekitar 50 rumah warga di Bancah dan Batang Lolo sehingga peralatan memasak mereka basah dan berlumpur.

Banjir yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu membawa material lumpur dan kayu.

Menurutnya, petugas telah membersihkan material yang dibawa banjir yang menimbun jalan nasional di daerah Bancah hingga Jumat pukul 3.00 WIB. Saat ini jalan nasional tersebut telah bisa dilewati kendaraan.

“Sekitar jam 9.00 WIB ini kami kembali melakukan pembersihan material banjir di jalan tersebut,” ujarnya.

Jalan kabupaten di Bancah dan Batang Lolo juga turut terdampak banjir akibat luapan Sungai Batang Lolo tersebut. Jalan yang tertutup lumpur dan kayu-kayu itu sepanjang lebih kurang 50 meter.

“Hari ini juga akan kami bersihkan,” katanya.

Selain rumah dan jalan, imbuhnya sekitar lima hektare sawah masyarakat ikut terendam banjir dan berpotensi puso.

“Hari ini, pemkab akan mengerahkan petugas dari Pemadam kebakaran untuk membantu masyarakat membersihkan rumahnya,” jelasnya.

Banjir sendiri, terangnya, merupakan air kiriman dari hutan TNKS yang kala itu diguyur hujan lebat. Luapan air sungai akibat tersumbatnya jembatan di Batang Lolo.

“Saat banjir, di Bancah dan Batang Lolo justru tidak hujan,” sebutnya.

Terkait mulai tingginya hujan di kabupaten yang berbatasan dengan Kerinci, Jambi itu, ia mengimbau agar masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana alam waspada dan mengaktifkan ronda saat hujan turun.

“Jika perlu harus mengungsi, ya mengungsi dan letakkan barang-barang di posisi aman dari banjir atau longsor,” pungkasnya. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

trump, kim jong un

Trump Akan Tambah Sanksi untuk Tekan Korea Utara

NEW YORK - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Kamis (21/9), AS akan mengeluarkan lebih banyak sanksi terhadap Korea Utara. Sementara itu, sekutu-sekutu AS menginginkan...
rumah sakit

Bayi Yang Ditahan Rumah Sakit Karawang Meninggal Dunia

KARAWANG - Bayi laki-laki dari pasangan Ny Heni Sudiar dan Manaf yang sempat ditahan Rumah Sakit Intan Barokah, karena tidak mampu membayar tagihan biaya...

Zulkifli: Umat Islam Potensi Kekuatan Ekonomi Politik

MAGELANG - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan penduduk Indonesia mayoritas Islam merupakan potensi yang sangat besar untuk dikonversi menjadi kekuatan ekonomi dan politik...

Polisi Amankan Pemuda Mengamuk di Liponsos Surabaya

SURABAYA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sukolilo Surabaya mengamankan seorang pemuda berusia 28 tahun yang mengamuk di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sukolilo Surabaya. Kepala Unit Reserse...

Polisi Selidiki Senpi Yang Dititipkan ke Rumah Warga

PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, menyelidiki temuan senjata api (senpi) genggam semiotomatis jenis FN kaliber 9 milimeter yang ditipkan oleh orang tak...

Empat Tersangka Kasus Perkelahian ala ‘Gladiator’ Terancam 15 Tahun Penjara

BOGOR - Empat orang tersangka kasus "gladiator" yang menewaskan seorang siswa SMA Budi Mulya Kota Bogor, Jawa Barat telah ditangkap, keempatnya terancam hukuman 15...