KPU Lampung Telah Selesaikan Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara

BANDARLAMPUNG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung telah merampungkan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu 2019 di 15 Kabupaten/Kota Provinsi Lampung.

Pada penghitungan suara yang bertempat di Ballroom Novotel Kota Bandarlampung, Sabtu (12/5) malam tersebut terdapat beberapa interupsi keberatan dari para saksi sebelum KPU Lampung mengesahkan hasil rekap dari kabupaten yang bermasalah yakni Lampung Timur dan Lampung Selatan.

Seperti yang diutarakan oleh saksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari lampung selatan yang meminta kepada Bawaslu dan KPU lampung untuk membuka kotak C1 plano sebelum mensahkan penghitungan suara di kabupaten tersebut.

Begitu pula yang diutarakan oleh saksi dari partai Hanura dari Lampung Selatan dan Gerindra dari Lampung Timur dan Partai Garuda yang mengklaim bahwa ada ketidaksesuaian suara antara data yang mereka miliki dengan pihak penyelenggara.

Ketua KPU Lampung Nanang Terenggono saat diminta keterangan setelah usai Rapat pleno mengatakan bahwa semua keberatan saksi harus di tindaklanjuti lewat pleno KPU namun ketika saksi melakukan interupsi harus terfokus pada perhitungan yang salah atau selisih suara yang signifikan.

“Contoh seperti saksi terakhir yang kita berikan waktu dalam mencocokkan lagi suaranya dengan membuka C1 plano di 26 TPS di Lampung Timur namun semua sudah atas persetujuan Bawaslu, tidak tiba-tiba ajukan keberatan lalu minta dibuka, semua harus dikaji terlebih dahulu dalam pleno ini,” kata Nanang.

Menurutnya pemilu tahun ini adalah bentuk pembelajaran bagi semua pihak agar acara lima tahunan berikutnya tidak terjadi lagi hal seperti ini dimana bentuk sanggahan ataupun keberatan harus membuka kotak C1 Plano dari TPS karena akan memakan waktu yang lama.

Maka dari itu agar tidak ada hal seperti ini, tambah Nanang semua pihak yang terlibat dalam pemilu harus dapat berkoordinasi lagi dengan baik, agar masalah-masalah seperti ini sudah selesai pada tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau kabupaten/kota.

“Seharusnya masalah-masalah seperti itu sudah selesai pada tahap di bawah tapi tidak apa-apa semua juga dalam proses pembelajaran,” kata dia.

Nanang mengatakan bahwa secara keseluruhan rapat pleno penghitungan suara di Provinsi Lampung berjalan lancar dan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Nanti setelah dirapikan, sehari atau dua hari kotak suara hasil pleno ini akan diberangkatkan ke Jakarta dengan pengawalan dari TNI/Polri,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.