KPU Babel Betulkan Data Pemilih di Enam Kabupaten/Kota Yang Tidak Sinkron

PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID – KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelesaikan pembetulan data pemilih di enam kabupaten/kota yang tidak sinkron pada rapat pleno terbuka rekapitulasi dan rekapan hasil perolehan suara Pemilu 2019 di daerah itu.

“Malam ini kita baru saja menyelesaikan data pemilih yang tidak sinkron pada Pilpres dan Pileg,” kata Ketua KPU Provinsi Kepulauan Babel, Davitri di Pangkalpinang, Selasa (7/5) malam.

Ia mengatakan data pemilih Pemilu 2019 ada di enam kabupaten/kota yaitu Kota Pangkalpinang, Kabupaten Belitung, Belitung Timur, Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan.

Sementara itu, data pemilih yang sinkron hanya ada di Kabupaten Bangka Tengah, sehingga membantu KPU dalam merekapitulasi dan menetapkan hasil perolehan suara Pemilu tahun ini.

“Sebetulnya data pemilih yang tidak sinkron dengan data yang ditetapkan KPU ini yang memperlambat proses rekapitulasi dan penetapan hasil perolehan suara untuk pilpres dan pileg tahun ini,” ujarnya.

Menurut dia, proses pembetulan data-data pemilih yang tidak singkron ini sudah sesuai prosedur dan perundang-undangan berlaku.

“Kita bersama-sama disaksikan Bawaslu provinsi, kabupaten, kota dan saksi- saksi dari parpol dan calon legislatif,” katanya.

Ia berharap telah dibetulkannya data pemilih ini dapat mempercepat proses penetapan hasil perolehan suara pada rapat pleno terbuka yang digelar pada Ahad (5/5) hingga Selasa (7/5) malam ini.

“Mudah-mudahan rekapitulasi dan hasil perolehan suara dapat cepat selesai diplenokan dan ditetapkan sebagaimana aturan berlaku,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.