KNRP Aceh Datangkan Ulama Palestina

ACEH – Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh menghadirkan Syaikh Ahmed Taufiq Muhammad Alhajj dari Palestina untuk menyampaikan secara langsung kondisi terkini bumi Palestina. Kehadiran Syaikh Ahmed diharapkan akan meningkat solidaritas terhadap perjuangan pembebasan Palestina.

Syaikh Ahmed direncanakan akan melakukan ceramah dan penggalangan dana di seluruh kabupaten dan kota di Propinsi Aceh untuk membantu meringankan penderitaan rakyat Palestina yang saat ini hidup di bawah penguasaan Israel.

Setelah sebelumnya berceramah di Kota Banda Aceh dilanjutkan ke Aceh Besar dan Aceh Jaya, Kamis (01/06) hadir di Kota Meulaboh Aceh Barat. Syaikh Ahmed mengisi ceramah Subuh di Masjid Baiturrahim, ceramah Zhuhur di Masjid Agung, dan ceramah Tarawih di Masjid Al Muqaddas.

Saat mengisi ceramah Zhuhur di Masjid Agung Baitul Makmur Kota Meulaboh, Syaikh Ahmed menceritakan bagaimana kondisi terkini rakyat Palestina yang saat ini hidup sangat sulit akibat cengkraman zionis Israel.

Ceramah Syaikh Ahmed diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Ustad Surianto, Lc. MA., akademisi dari STAIN Aceh Barat.

Di sela ceramahnya, juga diputarkan video yang menggambarkan kondisi rakyat dan kota-kota di Palestina yang hancur. Syaikh Ahmed juga menjelaskan bagaimana kondisi Masjid Al Aqsha yang dalam kondisi terancam.

“Masjid Al Aqsha di Palestina adalah mesjid ketiga yang dimuliakan Allah SWT setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah,” jelas Syaikh Ahmed.

“Tanah Palestina adalah tanah milik umat Islam di seluruh dunia, bukan hanya milik rakyat Palestina saja,” lanjutnya.

Karena itu, pembebasan negeri Palestina menjadi kewajiban atas umat Islam di seluruh dunia.

“Umat Islam di seluruh dunia harus terus menjaga solidaritasnya agar Palestina merdeka segera terwujud,” terang Syaikh Ahmed.

Ketua KNRP Aceh Barat, Ustad Affan M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa rakyat Aceh akan selalu bersama rakyat Palestina dalam upaya pembebasan tanah mulia para nabi dan Masjid Al Aqsha.

“Rakyat Aceh akan terus bersama rakyat Palestina dalam upaya pembebasan Palestina sebagai sebuah negeri merdeka dari cengkeraman zionis Israel,” sebut Ustad Affan.

Sebagai bentuk nyata dukungan tersebut, KNRP juga melakukan penggalangan donasi.

Setelah dari Aceh Barat, Syaikh Ahmed akan melanjutkan perjalanan ke Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan seterusnya hingga seluruh kabupaten dan kota di provinsi Aceh menyampaikan​ kabar terkini Palestina dan Masjid Al Aqsha. (AriefA/IwanY)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER