Kawasan Mandeh Diusulkan Jadi Kawasan Konservasi Perairan

2
207

PADANG – Kawasan Mandeh, merupakan kawasan eksotis berupa gugusan pulau–pulau kecil yang menyebar di indahnya biru laut. Beberapa orang menyebutnya sebagai Raja Ampat-nya Sumatera Barat.

Terletak di Kabupaten Pesisir Selatan, kawasan Mandeh menyimpan berbagai potensi sumberdaya pesisir dan keanekaragaman hayati laut yang tinggi.

FGD Penyusunan Ranperda RZWP3K Provinsi Sumatera Barat.

“Perairan kawasan Mandeh merupakan habitat teripang, bambu laut, dan kima, serta beberapa pulau diantaranya seperti Pulau Marak, Pulau Pagang, dan Pulau Nyamuk merupakan lokasi peneluran penyu” Jelas Nofri Yani, pemerhati penyu dari Yayasan Cahaya Maritim yang disampaikan pada Focus Grup Discusion Penyusunan Ranperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau–Pulau Kecil di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumbar, Rabu (3/5).

Nofri menjelaskan, selain keanekaragaman hayati laut, kawasan Mandeh juga memiliki keunikan dari segi kultur dan budaya serta di dalam kawasan juga terdapat benda bersejarah, seperti meriam peninggalan Belanda, bangkai kapal Belanda M.V. Boeloengan serta benteng peninggalan Portugis.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Sejak digemakannya rencana pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Mandeh, beberapa kalangan mengkhawatirkan akan terjadinya over exploited terhadap pemanfaatan kawasan, sehingga dirasa perlu untuk menetapkan kawasan Mandeh sebagai Kawasan Konservasi Perairan dan dimasukkan ke dalam dokumen RZWP3K Provinsi Sumatea Barat.

Kawasan Konservasi Perairan bukan berarti membatasi pemanfaatan namun justru menyelamatkan sumberdaya alam di dalamnya agar dapat dikelola dan dimanfaatkan secara berkelanjutan

Menanggapi hal tersebut, Albert Krisdiarto, Kabid PRL PSDKP, DKP Sumbar, sangat menyambut baik usulan tersebut, dan dapat menjadi bahan masukkan untuk revisi delineasi kawasan konservasi perairan.

Saat ini, Provinsi Sumatera Barat sudah mencadangkan 7 kawasan konservasi perairan dan sedang mengupayakan untuk dapat segera ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah.

 

EDITOR: Harun S

BAGIKAN
loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Bupati Malinau Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan APBD 2018

MALINAU, SERUJI.CO.ID - Bupati Malinau hadiri rapat paripurna ke IX masa sidang III DPRD kabupaten Malinau tahun 2017 yang diadakan di ruang sidang kantor...
Setya Novanto dan KPK

Pengacara Belum Pastikan Setya Novanto Hadir di Persidangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, menyatakan belum mengetahui apakah kliennya dapat dihadirkan sebagai terdakwa pada sidang perdana perkara tindak pidana korupsi...
Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya meraih predikat "Wilayah Bebas Korupsi" dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...