Kawasan Mandeh Diusulkan Jadi Kawasan Konservasi Perairan

2
281

PADANG – Kawasan Mandeh, merupakan kawasan eksotis berupa gugusan pulau–pulau kecil yang menyebar di indahnya biru laut. Beberapa orang menyebutnya sebagai Raja Ampat-nya Sumatera Barat.

Terletak di Kabupaten Pesisir Selatan, kawasan Mandeh menyimpan berbagai potensi sumberdaya pesisir dan keanekaragaman hayati laut yang tinggi.

FGD Penyusunan Ranperda RZWP3K Provinsi Sumatera Barat.

“Perairan kawasan Mandeh merupakan habitat teripang, bambu laut, dan kima, serta beberapa pulau diantaranya seperti Pulau Marak, Pulau Pagang, dan Pulau Nyamuk merupakan lokasi peneluran penyu” Jelas Nofri Yani, pemerhati penyu dari Yayasan Cahaya Maritim yang disampaikan pada Focus Grup Discusion Penyusunan Ranperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau–Pulau Kecil di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumbar, Rabu (3/5).

Nofri menjelaskan, selain keanekaragaman hayati laut, kawasan Mandeh juga memiliki keunikan dari segi kultur dan budaya serta di dalam kawasan juga terdapat benda bersejarah, seperti meriam peninggalan Belanda, bangkai kapal Belanda M.V. Boeloengan serta benteng peninggalan Portugis.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Sejak digemakannya rencana pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Mandeh, beberapa kalangan mengkhawatirkan akan terjadinya over exploited terhadap pemanfaatan kawasan, sehingga dirasa perlu untuk menetapkan kawasan Mandeh sebagai Kawasan Konservasi Perairan dan dimasukkan ke dalam dokumen RZWP3K Provinsi Sumatea Barat.

Kawasan Konservasi Perairan bukan berarti membatasi pemanfaatan namun justru menyelamatkan sumberdaya alam di dalamnya agar dapat dikelola dan dimanfaatkan secara berkelanjutan

Menanggapi hal tersebut, Albert Krisdiarto, Kabid PRL PSDKP, DKP Sumbar, sangat menyambut baik usulan tersebut, dan dapat menjadi bahan masukkan untuk revisi delineasi kawasan konservasi perairan.

Saat ini, Provinsi Sumatera Barat sudah mencadangkan 7 kawasan konservasi perairan dan sedang mengupayakan untuk dapat segera ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah.

 

EDITOR: Harun S

loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Trump Pisahkan Anak dan Orangtua, Menlu Meksiko: Tindakan Tidak Manusiawi

MEKSIKO, SERUJI.CO.ID -  Menteri Luar Negeri Meksiko pada Selasa (19/6) menyebut pemisahan anak-anak dari orang tua pendatang di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko kejam dan tidak manusiawi...
Nu dukung Khofifah

Awasi Pencoblosan, Khofifah Tegaskan Akan Maksimalkan Tim Saksi

BLITAR, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan akan memaksimalkan tim saksi, mengawasi pelaksanaan pencoblosan dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018, yang akan...
Tjahjo Kumolo

Mendagri: Komjen Iriawan Memenuhi Syarat Jadi Pj Gubernur Jabar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Komjen Pol Iriawan memenuhi persyaratan untuk bertugas sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat menggantikan Aher yang...

Dua Penumpang KM Sinar Bangun Ditemukan Tewas

SAMOSIR, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan menemukan dua orang lagi penumpang KM Sinar Bangun, tewas akibat tenggelam di perairan Danau Toba, Tigaras, Kabupaten Simalungun, dan telah...

Polisi Tembak Kaki Empat Napi yang Kabur

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan Kepolisian Daerah Bali beserta jajaran Kepolisian Resor Kota Denpasar menembak kaki masing-masing empat tahanan yang nekat kabur dari rumah tahanan...