close

Imigran Rohingya Kabur dari Kantor Imigrasi Langsa

LANGSA, SERUJI.CO.ID – Empat orang imigran asal Rohingya, Myanmar, yang ditampung sementara di Kantor Imigrasi Kelas II Kota Langsa, Propinsi Aceh, telah melarikan diri.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, Mirza Akbar di Langsa, Jumat (29/6) sore mengaku, keempat imigran asal Rohingya tersebut kabur pada akhir Mei dan awal Juni 2018.

“Awalnya seorang atas nama Muhammad Ilyas (33), kabur pada Kamis (31/5) malam. Kemudian disusul tiga lainnya pada 2 Juni lalu,” kata Mirza Akbar.

Ia menuturkan, pada tanggal 2 Juni 2018, tiga orang imigran Rohingya yakni Kamal Husin (8), Samimah (18) dan Mominah (28), kabur saat melaksanakan shalat tarawih di masjid dekat kantor Imigrasi.


“Minta izin untuk shalat tarawih di masjid, kemudian tidak kembali lagi dan diduga telah melarikan diri,” jelasnya.

Sementara, Kepala Seksi Wasdakim Imigrasi Langsa, Afrizal menuturkan, pihaknya telah mencari keberadaan keempat imigran tersebut, namun hingga saat ini belum berhasil ditemukan.

“Kita lakukan pencaharian namun belum menemukan keempatnya. Hanya seorang lagi yang masih berada di Imigrasi Langsa yakni Umar Syarif (28), yang tidak ikut melarikan diri,” urai Afrizal.

Seperti diketahui, Kantor Imigrasi Kelas II Langsa menampung lima orang imigran Rohingya yang sebelumnya terdampar di pelabuhan Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur. (Ant/Su02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Pasca Kericuhan 22 Mei, Polda Bali Laksanakan Razia Stasioner

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali melaksanakan...

Tiga Buruh Bangunan Jatuh ke Sungai, Satu Ditemukan Tewas

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Tiga buruh bangunan yang sedang memasang...

Polres Surakarta Selidiki Kasus Penganiayaan Yang Sebabkan Korban Tewas

SOLO, SERUJI.CO.ID - Polres Kota Surakarta masih melakukan menyelidikan...

MK Tetap Terima Kelengkapan Data Gugatan Pemilu Meski Libur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) tetap menerima data...

Polres Kapuas Bentuk Tim Dalami Kasus Keracunan Massal

KUALA KAPUAS, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kapuas, Kalimantan Tengah,...

Polisi Masih Tutup Jalan di Depan KPU RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jalan Imam Bonjol mengarah Jalan HOS...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi