Dukung Film Baik, Komunitas Pecinta Film Islami Nobar Film ini

PADANG, SERUJI.CO.ID – Menyayangkan tidak dapat tayangnya film edukatif di bioskop Padang, Komunitas Pecinta Film Islami (Kopfi) Sumatera Barat menggelar Nonton Bareng Film ‘Duka Sedalam Cinta’, Ahad (12/11).

Film yang mengambil setting lokasi di Halmahera Selatan, Maluku dan di Perkampungan Kumuh Jakarta ini, merupakan sekuel dari ‘Ketika Mas Gagah Pergi’ karya dari Novelis terkenal Helvy Tiana Rosa.

Film ‘Duka Sedalam Cinta’ rilis resmi tanggal 19 Oktober 2017 lalu yang tayang hanya di beberapa kota besar saja, kota Padang tidak termasuk di dalamnya. Film ini merupakan drama yang bercerita tentang lika – liku proses hijrah seorang gadis tomboi yang berubah menjadi lebih baik.

“Moto kami Dukung Film Baik. Kami berusaha mendukung agar film baik dapat ditonton oleh masyarakat luas, sehingga nilai – nilai kebaikannya bisa dibawa pulang selepas ditonton di bioskop,” ungkap Miftah Huda, Ketua Kopfi Sumatera Barat kepada SERUJI di Padang, Ahad (12/11)

Peserta Nobar antusias menyaksian Film Duka Sedalam Cinta di Padang, Ahad (12/11/2017). (foto:Hadi/SERUJI)

Miftah berharap perfilman nasional ke depannya lebih menonjolkan ke-Indonesia-annya dengan budaya ketimuran yang santun dan edukatif. “Serta mengakomodir nilai – nilai islami, mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim,” ujarnya.

Pendaftaran peserta yang berminat nonton bareng sudah digalang sejak bulan lalu, dan sebanyak 200-an orang ikut Nobar film ini, yang terbagi ke dalam 2 studio film yang berbeda.

Nonton bareng dilaksanakan di salah satu bioskop di pusat perbelanjaan di Kota Padang.

“Sangat Bagus dan menginspirasi, Saya tidak berhenti menangis saat menyaksikan sang gadis tomboy menggunakan hijab sebagai tanda berhijrah dan setelah itu terjadi drama yang mengharukan,” kata Nadia salah satu peserta nobar.

Zulwajad, salah satu peserta nobar yang lain mengapresiasi film yang baru pertama kali diputar di kota Padang tersebut.

“Film ini sangat bagus, ada scene menarik disitu, dimana para santri membersihkan pantai dari sampah plastik sebagai salah satu bentuk implementasi iman. Pesannya cukup bagus bahwa hidup harus memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk orang di sekitar kita,” ujarnya.

Selain nonton bareng, Kopfi Sumbar yang sudah berdiri sejak tahun 2014, juga melakukan berbagai kampanye untuk tidak menonton film bajakan dan juga melakukan diskusi terkait film baik. Komunitas ini sudah ada di 33 Propinsi di Indonesia bahkan sudah ada di mancanegara. (Hadi P/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi