Tiga Daerah di Jatim Waspadai Banjir Bengawan Solo

16
Salah satu daerah di Bojonegoro yang terkena banjir Bengawan Solo. (Foto: merdeka.com)

BOJONEGORO – Beberapa daerah di sekitar hilir Sungai Bengawan Solo di Jawa Timur mulai siaga menghadapi banjir. Beberapa daerah yang diminta siaga adalah mulai Bojonegoro, Tuban dan Lamongan. Peringatan ini berasal dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro

“Hilir Jawa Timur, statusnya masuk siaga banjir. Sebab, air banjir dari hulu sudah mulai masuk hilir Bojonegoro,” kata petugas Posko UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro Budi Indro Sulistyo, Kamis (16/2).

Sebelumnya, UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro melaporkan Bengawan Solo di Jurug, Solo, Jawa Tengah, sehari lalu terjadi banjir dengan status masuk siaga merah-III. Selain itu, ketinggian air di Bengawan Madiun di Ndungus, Ngawi, juga terjadi banjir, sehingga air dari daerah hulu itu akan mempengaruhi air di hilir Jawa Timur.

Sesuai data, ketinggian air pada papan duga di Bojonegoro merangkak naik dengan cepat menjadi 13,61 meter (siaga hijau-I) pukul 09.000 WIB. Ketinggian air Bengawan Solo itu naik sekitar 20 centimeter di bandingkan dengan tiga jam sebelumnya.

Di daerah hilirnya mulai Babat, Laren, Karanggeneng, dan Kuro, semuanya di Lamongan, juga masuk siaga banjir dengan ketinggian masing-masing 7,20 meter (hijau-I), 5,01 meter (kuning-II), 3,80 meter (hijau-I) dan 1,75 meter (hijau-i).

“Meningkatnya dengan cepat ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro juga dipengaruhi pasokan air dari Kali Kening yang juga terjadi banjir,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Andik Sudjarwo menambahkan.

Ia memperkirakan air Kali Kening dari sejumlah kecamatan yang masuk daerah tangkapan air Kali Kening di Tuban yang masuk Bengawan Solo mencapai 64,42 meter kubik per detik, sejak beberapa waktu lalu.”Kontribusi air Kali Kening ke Bengawan Solo akan berlangsung sampai sore,” ucapnya menegaskan.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat di daerah bantaran mulai Kecamatan Kota, Balen, Kanor, juga Baureno, meningkatkan kewaspadaan, karena di wilayahnya akan terjadi kenaikan air Bengawan Solo dengan cepat.

EDITOR: Rizky

 

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama