SSC: Masyarakat Puas Dengan Kinerja Pakde Karwo

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Lembaga riset Surabaya Survey Center (SSC) telah melakukan survei kinerja Soekarwo (Pakde Karwo) selama menjabat sebagai Gubernur Jatim dua Priode dan ternyata masih menjadi faktor penting sebagai penentu kontestasi Pilkada Jatim.

“Hasil survei kami, menujukan kepuasan masyarakat Jatim kepada Pakde Karwo selama menjabat sebagai Gubernur Jatim, bahkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pakde mencapai 64,8 persen,” ujar Direktur Utama SSC Mochtar W Oetomo kepada wartawan di Surabaya, Jumat (27/4).

Mochtar  mengatakan 12,1 persen menyatakan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Pakde Karwo dan selebihnya 23,1 persen tidak tau.

“Hal ini menurut kami, sangat berpengaruh ya, tentu siapapun calon yang sedang berkontestasi di Pilkada atau Pilgub Jatim harus mampu meraih effect dari Pakde Karwo untuk kepentingan mendongkrak suara pemilih Jatim,” terangnya.

Berdasarkan penilaian publik Jatim, Peneliti SSC Surochim menambahkan, dengan konsisten menilai bahwa hasil kinerja Pakde Karwo semakin baik yakni mencapai sebesar 48,6%. Ada juga yang mengatakan sama saja sebanyak 37% dan yang mengatakan semakin buruk 2,9%. Selebihnya 11,5 menjawab tidak tahu dan tidak menjawab.

“Di survei juga menyebut agenda pembenahan yang harus dilakukan siksesor kepala daerah di Jatim yakni melanjutkan usaha pengentasan kemiskinan 38 persen, pembangunan infrastuktur 14,7 persen dan pendidikan gratis 11,5 persen,” jelas Surochim.

Sejumlah sektor yang masih menjadi faktor penunjang kinerja Pakde Karwo yakni lapangan pekerjaan, pelayanan kesehatan, pertaninan dan pelayanan publik.

“Harus diakui keberhasilan Pakde Karwo menjadi poin penting dalam Pilkada Jatim dan dari hasil survei ini juga menunjukkan dan juga mengukuhkan bahwa Pakde Karwo memegang peran penting di Jawa Timur,” pungkasnya.

Diketahui survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling yang dilakukan pada tgl 11-19 April 2018 di 38 kabupaten/kota di Jatim.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan margin of error 2.81%, level of confidence 95% dan jumlah sampel 1220 responden. Sebagai bentuk kendali mutu, survei ini dilengkapi dengan metode spot check hingga 20% dari total responden. (Devan/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Politisi Kampungan

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER