Ketika Masjid Tak Lagi Sepi Kala Subuh

Oleh: Rahmad Nasution

0
311
  • 60
    Shares
Gerakan Shalat Subuh Berjemaah
Jamaah Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Samarinda, Kalimantan Timur. (foto: SERUJI)

SERUJI.CO.ID – Gerakan Shalat Subuh Berjemaah di masjid-masjid Tanah Air makin menggeliat dan menghadirkan pemandangan baru di banyak rumah ibadah kaum Muslimin di berbagai kota yang tak lagi sepi jemaah, seperti kondisi berpuluh tahun di negeri berpenduduk mayoritas Muslim ini.

Bahkan, gerakan ini menjadi bagian dari penanda kebangkitan kesadaran kolektif umat Islam negeri ini akan tuntunan ajaran agamanya. Di tengah fenomena ini, cara mengomunikasikan ajakan kepada warga untuk meramaikan masjid-masjid pada saat subuh itu pun tak lagi monoton.

Sejalan dengan tuntutan “zaman now” yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, Gerakan Shalat Subuh Berjemaah itu pun tak lagi cukup hanya dipromosikan pengurus bersama jemaahnya melalui spanduk-spanduk yang dipasang di area masjid mereka.

Loading...

Ajakan mengawali hari dengan Shalat Subuh berjemaah di masjid tersebut juga disosialisasikan para pegiat gerakan ini melalui beragam kanal media sosial seperti Instagram, YouTube, Twitter, Facebook, dan WhatsApp.

Dengan memanfaatkan keberadaan media sosial itu, pesan-pesan berisi ajakan untuk meramaikan Shalat Subuh di masjid-masjid lingkungan mereka pun tersampaikan dengan lebih mudah dan menjangkau radius yang tiada berbatas.

Kini, tidak sulit menemukan tautan-tautan pesan komunitas pendukung Gerakan Shalat Subuh Berjemaah itu di kanal-kanal media sosial. “Sahabat Subuh”, misalnya, gencar mengajak publik untuk meramaikan Shalat Subuh di masjid yang ada di lingkungan masing-masing.

Sahabat Subuh

Melalui tautan https://www.instagram.com/p/BdkY-ssFp2E/, seruan untuk memperkuat gerakan ini pun digaungkan: “Yuk bergabung dengan group Duta Sahabat Subuh. Ikuti tautan ini: https://chat.whatsapp.com/FRkOXeuV8dV2De2VSLZxbN. Follow teruss @sahabatsubuh …” Seperti terungkap dalam pesan-pesan yang disampaikan secara terbuka melalui jejaring Internet itu, mereka yang mendukung “Sahabat Subuh” ini menyampaikan alasan mereka ikut mendukung gerakan mengawali hari dengan mendirikan Shalat Subuh berjemaah di masjid ini.

“Kami ingin masuk surga sekeluarga.” Itulah alasan utama mereka beramai-ramai berjuang mensyiarkan Gerakan Nasional Shalat Subuh Berjemaah di masjid.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU