Ketika Masjid Tak Lagi Sepi Kala Subuh

Oleh: Rahmad Nasution

SERUJI.CO.ID – Gerakan Shalat Subuh Berjemaah di masjid-masjid Tanah Air makin menggeliat dan menghadirkan pemandangan baru di banyak rumah ibadah kaum Muslimin di berbagai kota yang tak lagi sepi jemaah, seperti kondisi berpuluh tahun di negeri berpenduduk mayoritas Muslim ini.

Bahkan, gerakan ini menjadi bagian dari penanda kebangkitan kesadaran kolektif umat Islam negeri ini akan tuntunan ajaran agamanya. Di tengah fenomena ini, cara mengomunikasikan ajakan kepada warga untuk meramaikan masjid-masjid pada saat subuh itu pun tak lagi monoton.

Sejalan dengan tuntutan “zaman now” yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, Gerakan Shalat Subuh Berjemaah itu pun tak lagi cukup hanya dipromosikan pengurus bersama jemaahnya melalui spanduk-spanduk yang dipasang di area masjid mereka.

Ajakan mengawali hari dengan Shalat Subuh berjemaah di masjid tersebut juga disosialisasikan para pegiat gerakan ini melalui beragam kanal media sosial seperti Instagram, YouTube, Twitter, Facebook, dan WhatsApp.

Dengan memanfaatkan keberadaan media sosial itu, pesan-pesan berisi ajakan untuk meramaikan Shalat Subuh di masjid-masjid lingkungan mereka pun tersampaikan dengan lebih mudah dan menjangkau radius yang tiada berbatas.

Kini, tidak sulit menemukan tautan-tautan pesan komunitas pendukung Gerakan Shalat Subuh Berjemaah itu di kanal-kanal media sosial. “Sahabat Subuh”, misalnya, gencar mengajak publik untuk meramaikan Shalat Subuh di masjid yang ada di lingkungan masing-masing.

Sahabat Subuh

Melalui tautan https://www.instagram.com/p/BdkY-ssFp2E/, seruan untuk memperkuat gerakan ini pun digaungkan: “Yuk bergabung dengan group Duta Sahabat Subuh. Ikuti tautan ini: https://chat.whatsapp.com/FRkOXeuV8dV2De2VSLZxbN. Follow teruss @sahabatsubuh …” Seperti terungkap dalam pesan-pesan yang disampaikan secara terbuka melalui jejaring Internet itu, mereka yang mendukung “Sahabat Subuh” ini menyampaikan alasan mereka ikut mendukung gerakan mengawali hari dengan mendirikan Shalat Subuh berjemaah di masjid ini.

“Kami ingin masuk surga sekeluarga.” Itulah alasan utama mereka beramai-ramai berjuang mensyiarkan Gerakan Nasional Shalat Subuh Berjemaah di masjid.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER