close

Polisi Olah TKP Jatuhnya Korban dari Viaduk Saat Nonton “Surabaya Membara”

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Polrestabes Surabaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab jatuhnya penonton drama kolosal “Surabaya Membara” dari viaduk di Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (9/11) malam.

“Kami baru selesai melakukan olah TKP di rel atas ini, di mana telah terjadi laka kereta api yang diperkirakan dua orang meninggal dunia, enam orang luka-luka karena terjatuh,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan di lokasi kejadian.

Informasi terbaru, saat berita ini ditulis, korban tewas bertambah menjadi tiga orang, setalah satu korban yang dibawa ke Rumah Sakit juga tidak tertolong.

Jika dilihat dari kondisinya, kata Rudi jembatan ini seharusnya tidak ada penonton sehingga tidak ada korban ketika kereta api melintas.


Baca juga:¬†11 Orang Jatuh dari Viaduk 3 Tewas, Saat Nonton Drama Kolosal “Surabaya Membara”

“Saat kejadian itu ada kereta barang yang berjalan dari timur ke barat. Kita lagi cek kereta apa. Siapa masinisnya. Tapi korban yang meninggal itu satu perempuan dan satu laki laki,” tuturnya.

Rudi mengatakan keseluruhan korban saat ini telah dibawa ke rumah sakit PHC dan RSUD dr Soetomo, termasuk beberapa petugas BPB Linmas Kota Surabaya sudah berada di kamar jenazah RSUD dr Soetomo.

Disinggung jatuhnya korban dikarenakan terlalu penuhnya penonton drama, polisi dengan tiga melati di pundak itu membantahnya. Dia menyebut kejadian murni karena penonton yang salah mengambil tempat

“Kelalaian penonton. Sejauh ini kami belum menemukan indikasi itu (kalalaian panitia, Red), nanti kita lakukan pendalaman. Ini memang ada perlintasan kereta api, tapi mereka tidak melihat dari situ,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, panitia sebenarnya sudah ada imbauan supaya di jalur kereta api tidak ada aktivitas bukan jalur orang beraktivitas. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Soal Imbauan Jokowi Untuk Berbaju Putih Yang Dipersoalkan BPN, MK Menilai Tidak Relevan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menilai dalil...

Jelang Pembacaan Putusan, Massa Aksi Damai Dekati Barikade Kawat Berduri

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Massa yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni...

BPN Hormati Keputusan MK Memajukan Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menghormati...

Keputusan Sengketa Pilpres Dipercepat Pada Tanggal 27 Juni

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama...

PPDB Zonasi di Jakarta Akan Dilakukan Penyesuaian

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan...

Hindari Sinar-X, Sabu-Sabu Diselundupkan di Dalam Jok Mobil

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyelundup 15 kilogram (kg) sabu-sabu yang...

TERPOPULER