Pendataan Kiai untuk Jaga Silaturahim

2
49
Ketua Syuriah PWNU Jawa Timur KH Marzuki Musytamar

MALANG – Pendataan terhadap kiai pondok pesantren di Jawa Timur yang dilakukan oleh kepolisian di wilayah Polda Jawa Timur, menurut Ketua Syuriah PWNU Jawa Timur KH Marzuki Musytamar, hanya salah persepsi semata. Hal ini sempat membuat gaduh para ulama di Jatim.

“Dan perlu kami tegaskan bahwa itu sifatnya bukan pendataan sebagaimana yang menjadi asumsi masyarakat sejauh ini, akan tetapi sifatnya sekadar ingin mengenal para kiai di Jawa Timur,” demikian diutarakan KHMarzuki Musytamar  sewaktu menghadiri peresmian gedung SMA Islam Sabilillah di Malang, Senin (13/2).

Menurutnya, apa yang diperintahkan oleh kapolda Jatim yang baru kepada segenap jajaran polres di Jatim bertujuan untuk membantu memberikan dukungan menjaga kondusifnya keamanan di Jawa Timur. Sekaligus menjalin silaturahim antara ulama dan umaro.

“Dengan demikian, kerukunan antar sesama terus dan tetap terjaga dengan baik. Disisi lain, mengikis pelan paham yang suka memecah belah umat,” tegas Pengasuh Ponpes Sabilur Rosyad Gasek, Malang ini.

Ia pun juga menambahkan, harapan bagi para kiai yang sudah memiliki kesibukan dan popularitas, hendaknya tidak mudah tersilaukan oleh fananya dunia. Namum kembali kepada tujuan awal, yakni membesarkan umat atau jamaah yang selama ini dibinanya di kampung. Selain itu, hubungan dengan masyarakat kampung senantiasa terus dipupuk dengan baik.

“Berikutnya mendelegasikan kepada salah satu ustadnya, merajut tali silaturahim, sehingga saling memberikan nilai kemaslahatan, satu sama lain,” ujar Kiai Marzuki.

Menurutnya, jika kiai atau ustadnya senantiasa memperhatikan dan peduli kepada umat atau jamaahnya, sebaliknya jamaah atau umat pun juga turut menjaga dan mengamankan ponpes tersebut. Jika saling memberikan rasa kenyamanan dan kebaikan, maka hidup ini serasa indah. Manakala ditularkan kepada masyarakat, senantiasa kerukunan bisa tercipta dengan baik, dan perasaan yang akan menebar kebencian bisa terhindarkan.

Komentar

BACA JUGA

Terkait Penghadangan Terhadap Anies, Fahira: Tidak Etis dan Kecewakan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator DKI Jakarta Fahira Idris geram melihat perlakuan Panitia Piala Presiden 2018 yang tidak mengizinkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi...
Frans Barung Mangera

Belum Simpulkan Gila, Polda Jatim Masih Dalami Pelaku Penyerang Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan secara psikis apakah pelaku penyerang KH Abdul Hakim Mubarok mengalami gangguan jiwa atau...
Afifun Nidlom

Muhammadiyah Desak Kepolisian Usut Tuntas Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran,...
Frans Barung Mangera

Berbeda Dengan Legislator, Polisi Tegaskan Penyerang Ulama Belum Dipastikan Gila

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim menegaskan bahwa pelaku penyerangan terhadap KH Abdul Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad...

Hormati Hari Libur Nasional dan Keagamaan, Jatah Waktu Kampanye Dipotong

SURABAYA, SERUJI, CO.ID - KPU Jatim mengurangi total pelaksanaan masa kampanye Pilgub Jatim 2018 menjadi selama 119 hari, dari total keseluruhan hitungan sejak tanggal...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...

Dilema Piala Presiden, Antara Kekuasaan dan Etika

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tertahan di panggung penonton dan tidak ikut serta turun ke lapangan mendampingi Presiden Joko Widodo, setelah dihentikan oleh Paspampres...
IMG_20180219_192213

Habib Lutfi : Umat Islam Harus Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kotawaringin Barat - Ribuan warga Pangkalan Bun, Sabtu (17/2) malam, membanjiri Lapangan Sampuraga. Kehadiran mereka guna mengikuti acara Kobar Bershalawat yang diadakan oleh Pemerintah...