Dinilai Dapat Majukan Dunia Usaha, Putra La Nyalla Didukung Jadi Ketua Kadin Surabaya

Menurut Andi, perekonomian Surabaya selama ini sudah cukup baik dengan pertumbuhan selalu di atas rata-rata Jawa Timur dan nasional. Tren ini, kata Andi, perlu ditingkatkan melalui penggalian potensi yang belum sepenuhnya dioptimalkan

Meski sudah relatif baik, imbuh Andi, Surabaya tetap menghadapi tantangan yang tak ringan. Misalnya, peningkatan angkatan kerja yang belum diimbangi lapangan kerja baru, sehingga menimbulkan pengangguran. Angkatan kerja di Surabaya naik dari 1,49 juta pada 2017 menjadi 2,26 juta pada 2018.

”Selain faktor demografi, kenaikan angkatan kerja salah satunya didorong muhibah pekerja luar kota. Tingkat pengangguran terbuka merambat naik, dan itu harus diantisipasi dengan menginklusifkan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Sejumlah potensi yang bisa dimaksimalkan, kata Andi, antara lain pariwisata dan sektor MICE yang terbukti cepat menggerakkan perekonomian.

”Pariwisata dan MICE dikenal sebagai sektor inklusif, termasuk untuk turunannya seperti UMKM souvenir, makanan, dan sejenisnya. Itu perlu menjadi perhatian, apalagi Surabaya adalah pintu gerbang utama wisatawan mancanegara di Jatim,” paparnya.

Untuk pencalonan sebagai ketua Kadin Surabaya, Andi mengusung lima kunci, yaitu changemakers, MICE, tourism, trading, dan economic hub.

”MICE, tourism, trading, dan economic hub adalah pilar ekonomi Surabaya yang digerakkan mulai UMKM sampai industri besar. Nah itu semua harus dikerangkai dengan inovasi, kita menjadi changemakers untuk terus maju, tidak berpuas diri dari kemajuan yang sudah diraih saat ini,” jelas Andi.

Adapun visi yang diusung adalah ”menjadikan Kadin sebagai wakil kepentingan dunia usaha untuk meningkatkan perekonomian Surabaya yang berkelanjutan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat”.

Andi juga mengusung 9 misi, antara lain, kemitraan strategis dengan pemerintah untuk memajukan dunia usaha, peningkatan investasi dan ekspor serta pemajuan teknologi dunia usaha, pengembangan SDM melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan, serta memfasilitasi generasi muda untuk melahirkan startup unggulan dan sektor ekonomi kreatif dengan inovasi dan teknologi terkini.

”Kami juga menjalakan misi untuk menyiapkan sumber pendanaan murah bagi pelaku usaha skala kecil, mendorong terwujudnya Surabaya sebagai destinasi wisata dan MICE internasional, dan yang tidak kalah penting adalah mengawal terwujudnya dunia usaha yang ramah lingkungan,” terang Andi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close