Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Mojokerto

MOJOKERTO, SERUJI.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Mojokerto lebih dari dua jam, mengakibatkan sejumlah sungai di lereng Gunung Penanggungan meluap. Sehingga menyebabkan banjir bandang yang menerjang sejumlah rumah di Kecamatan Ngoro.

Banjir bandang terjadi di Dusun Watusari, Desa Wotanmas Jedong, Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jumat (18/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Luapan air disertai material batu dan lumpur, menerjang perkampungan warga. Sejumlah rumah rusak parah. Selain itu, truk dan ternak milik warga ikut terseret.

Selain di Kecamatan Ngoro, wilayah Kecamatan Gondang dan Kecamatan Pacet juga diterjang banjir bandang.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dan para relawan, masih melakukan upaya penanganan dan pendataan wilayah terdampak banjir bandang.

Baca juga: Banjir Bandang Bandung Akibat Masifnya Pembangunan Hotel di Bandung Utara

Belum ada keterangan resmi dari BPBD Kabupaten Mojokerto terkait kerusakan maupun korban jiwa. Namun dikabarkan sedikitnya ada dua rumah dan kandang ternak di Desa Wotanmas Jedong yang rusak parah.

Selain di Kecamatan Ngoro, wilayah Pacet juga tak luput dari terjangan banjir bandang. Banjir menerjang perkampungan warga dan jalan raya.

Sementara di Kecamatan Trawas, wilayah yang diterjang banjir di antaranya Desa Seloliman, terutama di wilayah perbatasan Dusun Biting dan Dusun Balekambang. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cara Sederhana Membuat Minyak Alpukat

Coba ganti minyak goreng dengan minyak alpukat, yang bisa anda buat sendiri.